Waspadalah! Ketika Narkotika Menyelusup Dalam Segala Sendi Negara

Posted by sulthan on Rabu, 08 Juli 2015

Sejumlah polisi dan aparat penegak hukum ditangkap. Mereka terlibat dalam kasus suap dan pencucian uang dari salah seorang bandar besar heroin yang tak lain bekas sopir dari pimpinan gangster setempat yang dikenal berdarah dingin. Motif suap dan pencucian uang hasil transaksi barang haram itu apalagi kalau bukan untuk \\\'melegalkan\\\' bisnis heroin dan melanggengkan peredaran di pasar gelap narkotika. Pengungkapan lingkaran narkotika itu sendiri berkat kerjasama sang detektif Richie Roberts (Russel Crowe) dengan sang bandar itu sendiri, Frank Lucas (Denzel Washington).

Sedikit cuplikan film garapan Ridley Scott yang dirilis 2007 lalu dengan latar Kota Harlem, New York, akhir 1960-an, \\\'American Gangster\\\'. Film tersebut menggambarkan bagaimana seorang bandar yang menafkahi hidupnya dari transaksi narkotika mampu menguasai hukum yang ada di wilayah tersebut. Tak tanggung, bandar menggunakan fasilitas militer dalam pengiriman heroin dari produsennya langsung di Vietnam ke Amerika, guna memotong langsung distribusi narkotika dan mendapatkan kualitas wahid heroin.

Indonesia sendiri saat ini masih menjadi pasar empuk peredaran narkotika, baik dari jumlah pengguna maupun harga di pasaran gelap. Dalam wawancara detikcom dengan salah satu bandar yang ditangkap BNN dan akhirnya dieksekusi mati beberapa waktu lalu, Adami Wilson alias Abu, disebutkan pasaran sabu per kilo mencapai Rp 160-an juta<\/a>, jauh dari pasaran di Jepang yang tidak menyentuh harga Rp 100 juta sama sekali. Faktor itulah yang menjadi salah satu alasan bandar-bandar Internasional menyasar Indonesia sebagai pasar peredaran narkotika.

Serupa dengan Frank Lucas, uang panas narkotika yang tidak terhitung jumlahnya juga digunakan untuk membungkam penegak hukum dalam menjalankan bisnis narkotika, mirisnya beberapa diantaranya berada di bagian yang seharusnya menjadi instrumen pemberantasan narkotika. Sebut saja bekas Wakil Direktur (Wadir) Direktorat Narkoba Polda Sumut, AKBP Apriyanto Basuki, yang diketahui mengkonsumsi Happy Five di sebuah klab malam di Sumut medio Februari 2012 lalu.

Yang teranyar adalah seorang brigadir K yang bertugas di Direktorat Tindak Pidana Narkotika Mabes Polri. Satuan Narkoba Polres Jakarta Pusat menangkapnya di sebuah diskotek di bilangan Jakarta Utara. Polisi menemukan sejumlah barang bukti, yaitu 150 butir ekstasi di saku kiri dan 560 butir lainnya di tempat lain. Ada juga alat timbang digital dan sebuah alat hisap sabu. Miris!

Serupa dengan Frank Lucas, uang panas narkotika yang tidak terhitung jumlahnya juga digunakan untuk membungkam penegak hukum dalam menjalankan bisnis narkotika, mirisnya beberapa diantaranya berada di bagian yang seharusnya menjadi instrumen pemberantasan narkotika. Sebut saja bekas Wakil Direktur (Wadir) Direktorat Narkoba Polda Sumut, AKBP Apriyanto Basuki, yang diketahui mengkonsumsi Happy Five di sebuah klab malam di Sumut medio Februari 2012 lalu.

Yang teranyar adalah seorang brigadir K yang bertugas di Direktorat Tindak Pidana Narkotika Mabes Polri. Satuan Narkoba Polres Jakarta Pusat menangkapnya di sebuah diskotek di bilangan Jakarta Utara. Polisi menemukan sejumlah barang bukti, yaitu 150 butir ekstasi di saku kiri dan 560 butir lainnya di tempat lain. Ada juga alat timbang digital dan sebuah alat hisap sabu. Miris!

\\\"Harusnya nangkep kok malah membawa,\\\" ketus Kadiv Humas Polri, Irjen Suhardi Alius<\/a>, kepada detikcom, Jumat (22\/3) pekan lalu.

Hasil rupiah yang aduhai dari penjualan narkotika tentu mampu membuat bandar melakukan apapun untuk melindungi sel-sel atau kaki tangannya dalam peredaran. Dalam hal ini uang memegang kendali, tidak peduli nyawa yang harus dibayar karena menjadi korban penyalahgunaan narkotika.

\\\"Bandar juga membunuh orang, seperti genosida, dia membunuh banyak orang secara perlahan,\\\" tegas Kordinator Tim Pembela Muslim (TPM) Achmad Michdan<\/a>, dalam wawancara dengan detikcom terkait eksekusi mati gembong narkotika Adami Wilson belum lama ini.

Empat tahun lalu Korps Adhyaksa digemparkan dengan kasus penggelapan barang bukti 300 butir pil ekstasi yang dilakukan jaksa dari Kejari Jakarta Utara Esther Tanak. Terbaru dan juga menggemparkan adalah adanya dugaan korting vonis seumur hidup gembong narkotika Hengky Gunawan menjadi 15 tahun penjara. Belakangan vonis tersebut dipotong kembali menjadi 12 tahun penjara. Hakim Agung Ahmad Yamani yang ikut memutus upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) pun akhirnya harus turun dari kursi di Mahkamah Agung. 

Putusan mengejutkan di tingkat PK juga diberikan kepada Hillary K Chimize. Gembong dari sindikat narkoba nigeria ini lolos dari hukuman mati dan divonis 12 tahun penjara. Namun, lagi-lagi Hillary dicokok di dalam lapas di Nusa Kambangan oleh BNN beberapa hari lalu.

Lebih jauh lagi, Meirika Franola alias Ola lolos dari eksekusi mati setelah mengajukan grasi ke Presiden. Meski pernah dijerat kasus narkotika, belakangan kurir narkotik internasional ini kembali bermain di dalam Lapas Tangerang.

Ruang gerak bandar makin leluasa meski berada di balik penjara. Hukum seperti mandul meski dengan ancaman mati. Kendali uang hasil peredaran narkotika tak dipungkiri bisa menyusup ke segala sendi aktivitas dan bersimbiosa, baik teror atau politik sekalipun.

Simbiosa sindikat narkotika dengan kelompok bersenjata terjadi dalam kasus Fadli Sadama. Fadli merupakan tokoh kunci kelompok teroris yang mendanai pembelian senjata dari Thailand dari hasil penjualan narkotika. Kelompok Fadli yang mengotaki penyerangan Mapolsek Hamparan Perak.

\\\"Tidak tertutup kemungkinan aktivitas yang menghalalkan segala cara, maka uang narkoba masuk di situ,\\\" kata Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, Irjen Benny J Mamoto, saat disinggung mengenai dugaan uang hasil narkotika menyusup ke ranah politik, Rabu kemarin.

Kelahiran UU No. 35\/2009 tentang Narkotika menjadi solutif dalam upaya penanganan barang haram di Indonesia. Ditambah lagi lahirnya UU No. 8\/2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang makin memberikan kewenangan penelusuran aliran hasil narkotika. Peraturan \\\'Sapu Jagat\\\' yang lahir dari tindak pidana narkotika ini tentu diharapkan dapat membongkar siapa penerima dan menikmati jatah transaksi narkoba, termasuk aparat hukum itu sendiri. Tanpa pandang bulu.

\\\"Setiap orang yang menerima atau menguasai penempatan, pentransferan, pembayaran, hibah, sumbangan, penitipan, penukaran, atau menggunakan harta kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan dengan paling banyak Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah),\\\" bunyi Pasal 5 UU No 8\/2010. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) salah satunya adalah narkotika.

Singkat kata, bahaya narkotika mengancam siapa saja. Simbiosis mutualisme narkotika dan senjata menjadikan ancaman di depan mata. Apalagi menyatu dengan kuasa bak melihat bahaya narkotika dengan sebelah mata, tak peduli generasi sengsara terjerembab narkoba. Tak peduli petaka asal kaya raya.

\\\"Yang Muda Mabuk, Yang Tua Korup
Korup Terus, Mabuk Terus
Jayalah Negeri Ini, Jayalah Negeri Ini\\\"<\/em>


(detik.com)
Selengkapnya

Hati-hati, Dua Jenis Permen Ini Mengandung Ganja

Posted by sulthan on Selasa, 02 Juni 2015

IndoDrugs - Twixed dan Munchy adalah dua jenis permen yang mengandung ganja dan dijual secara legal di apotik ganja medis di negara seperti Colorado, Washington, Alaska dan Oregon. Robert MacCoun, seorang profesor di Stanford Law School mengatakan, produk ini bisa saja sangat membahayakan kesehatan anak-anak karena kemasannya menyerupai permen yang banyak digemari anak-anak.

“Ada kekhawatiran bahwa anak-anak akan menemukan produk ini dan memakannya, berpikir itu adalah permen biasa. Ini bisa menjadi pengalaman yang sangat traumatis, dan bahkan ada beberapa indikasi berbahaya bagi fisik anak-anak,” tutur MacCoun, seperti dilansir Livescience.com.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 menemukan adanya kasus keracunan makanan pada anak-anak tak lama setelah permen ganja ini dilegalkan. Kebanyakan dari anak-anak tersebut terpaksa harus menjalani perawatan medis.

Bahaya lainnya timbul dari kandungan THC (tetrahydrocannabinol, zat yang menghasilkan efek melayang-layang) yang lebih tinggi 4-5 kali dari batas aman yang berimbas pada tubuh. “Pada dosis tinggi, THC dapat menimbulkan serangan kecemasan serius dan gejala psychotic-like (ganguan psikologis, red),” terang MacCoun.

Dengan menyadari potensi bahayanya, sebuah studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine oleh MacCoun dan rekan sejawatnya Michelle Mello, menulis agar mengurangi potensi bahaya dari permen ganja tersebut dengan mengubah kemasan produk tidak menyerupai kemasan permen, makanan atau minuman serta harus dibubuhi label dan peringatan agar dijauhkan dari jangkauan anak-anak. “Ini adalah langkah yang masuk akal, tetapi tak sepenuhnya melindungi anak-anak,” terang MacCoun.

Bila hal ini tidak diperhatikan, maka legalisasi permen ganja ini akan berimbas pada rusaknya masa depan generasi mendatang. Dan bagi setiap orang tua sepatutnya memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi anak-anak Anda. 

Oleh karena itu, hati-hati jenis permen yang mengandu ganja. (sumber: jawaban.com)
Selengkapnya

Pemakai Narkoba dapat Terkenak Penyakit Hepatitis

Posted by sulthan on Senin, 01 Juni 2015

IndoDrugs - Narkotika “penjahat berdarah dingin”. Pemakaian narkotika dapat menyebabkan kerusakan pada seluruh jaringan tubuh manusia. Seperti terjadi kerusakan pada sel-sel otak, syaraf, pembulu darah, darah, tulang dan sel-sel lainnya.

Pemakaia narkotika dapat mengalami kerusakan organ tubuh, misalnya terjadi kerusakan pada paru-paru, ginjal, hati, otak, jantung, usus dan sebagainya. Dengan terjadi kerusakan pada jaringan tubuh akan terjangkit berbagai penyakit, dan pemakai narkoba dapat terkenak penyakit hepatitis.

Pemakai narkotika dapat terkenal penyakit infeksi, seperti HIV/AIDS, sifilis, dan berbagai penyakit lainnya. Penyakit-penyakit tersebut muncul melalui kuman atau virus yang masuk melalui pemakai narkotika.

Penyakit Hepatitis

Penyakit Hepatitis merupakan penyakit cikal bakal dari kanker hati. Hepatitis dapat merusak fungsi organ hati dan kerja hati sebagai penetral racun dan sistem pencernaan makanan dalam tubuh yang mengurai sari-sari makanan untuk kemudian disebarkan ke seluruh organ tubuh yang sangat penting bagi manusia. (Sumber: http://penyakithepatitis.org/)


Hepatitis merupakan penyakit peradangan hati karena berbagai sebab. Penyebab tersebut adalah beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan dan kerusakan pada sel-sel dan fungsi organ hati. Hepatitis memiliki hubungan yang sangat erat dengan penyakit gangguan fungsi hati. Hepatitis banyak digunakan sebagai penyakit yang masuk ke semua jenis penyakit peradangan pada hati (liver).


Banyak hal yang menyebabkan hepatitis itu dapat terjadi yang tidak hanya dikarenakan adanya infeksi virus dari suatu sumber tertentu. Penyebab hepatitis juga dapat berasal dari jenis obat-obatan tertentu, jenis makanan tertentu atau bahkan pada hubungan seksual yang salah satu dari pasangan memiliki penyakit hepatitis.

Penyakit hepatitis dapat menyerang siapa saja tak pandang usia. Hepatitis jugat dapat terjadi pada bayi, anak-anak, orang dewasa dan orang tua. Hepatitis yang juga banyak melanda pada bayi dari usia 0-12 bulan, pada anak-anak diperkirakan terjadi dari mulai usia 2- 15 tahun, orang dewasa 15-20 tahun dan orang tua diatas usia 40 tahun keatas.

Oleh karena itu, songsong masa depanmu dengan ceria, jangan rusak dirimu dengan narkotika. Jangan mudah tergoda bujuk rayu teman yang menawarin narkoba, apapun jenisnya. Kobarkan semangatmu, perangi penyalahgunaan narkotika.! Say No To Drugs..!
Selengkapnya

Sifat Jahat Adiktif Narkotika

Posted by sulthan

IndoDrugs - Narkotika memiliki 3 sifat khas jahat yang dapat membelenggu pemakaiannya menjadi budak. Tiga sifat jahat khas narkotika yang sangat berbahaya adalah habitual, adiktif dan toleran.

Adiktif adalah sifat narkotika yang membuat pemakainya terpaksa memakai terus dan tidak dapat menghentikannya. Penghentian atau pengurangan pemakaian narkotika akan menimbulkan “efek putus zat” atau withdrawal effect, yaitu perasaan sakit luar biasa atau dalam Bahasa gaul disebut sakau (sakit karena kau, narkotika).

Jadi, narkotika itu unik. Bila pemakaian dihentika mendadak sekaligus, badan bukannya langsung menjadi sehat, melainkan malah menjadi sakit luar biasa. Rasa nyaman dan sehat baru akan dating setelah sakaw berlalu atau bila yang bersangkutan kembali memakai narkotika.

Rasa sakit untuk setiap jenis narkotika berbeda-beda. Perasaan sakit yang paling berat dan menyiksa adalah sakaw akibat putus putaw dan shabu.

Beratnya rasa sakit itu tidak dapat dihilangkan dengan pemberian obat antisakit apa pun atau narkotika apa un, kecuali narkotika yang telah atau yang sedang digunakan. “Sakaw shabu hanya dapat hilang bila mengkonsumsi shabu”. “Sakaw putaw hanya dapat hilang bila diberi putaw”.

Penderitaan sakaw yang mengalami rasa sakit luar biasa itu biasanya mengatasi rasa sakitnya melalui 2 cara:

Kembali mengonsumsi jenis narkotika yang sama. Orang semacam ini seterusnya akan menjadi budak yang patuh, pecandu yang setia selamanya. Orang seperti ini disebut junkies, pemadat, atau pecandu. Bila sedang memakai narkotika, orang tersebut tampak normal. Namun, bila sedang tidak memakai, ia justru tampak tidak normal, lesu, gelisah, tidak fit dan tidak pecaya diri.

Bila tidak kembali memakai tetapi juga tidak tahan rasa sakit, orang tersebut akhirnya mencari jalan pintas, yaitu bunuh diri. Cara bunuh diri yang paling sering adalah:

  • Menyuntikkan kembali narkotika ke dalam badannya dengan dosis yang sangat besar sehingga ia mengalami overdosis (OD) dan meninggal dunia dengan jarum masih menancap di badan.
  • Melompat dari gedung bertingkat tinggi.
  • Menabrak kendaraan
  • Membenturkan kepala ke tembok.

Sakaw tidak hanya terjadi karena penghentian pemakaian narkotika, tetapi juga karena pengurangan dosis pemakaian. Bila sudah terbiasa dengan dosis 0,1 gram, kemudian dikurangi, misalnya 0,05 gram, yang bersangkutan akan mengalami sakaw. 

Disadur dari buku Petunjuk Teknis Advokasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bagi Lembaga/Instansi.
Selengkapnya

Metode Rehabilitasi Narkotika Paling Ajaib di Dunia

Posted by sulthan

IndoDrugs - Secara umum tindakan rehabilitasi para pengguna narkoba tujuan agar dapat dipulihkan kembali mental, kesehatannya dan bisa berhenti dari kebiasaannya mengkonsumsi narkoba.

Dalam pelaksanaan tindakan rehabilitasi dapat berupa pengobatan, pembinaan, konseling, terapi agama, dan berbagai metode lainnya. Semua metode yang digunakan dengan harapan agar korban bisa sembuh kembali layaknya manusia normal lainnya.

"Tidak ada jaminan" bahwa pecandu narkoba yang telah menjalani rehabilitasi tidak akan mengulangi lagi untuk mengkonsumsi narkoba". 

Pecandu narkoba akan benar-benar pulih, jika ada niat dan tekat yang kuat dari pecandu itu sendiri serta mendapat dukungan dan kepedulian yang serius dari orang-orang terdekatnya, terutama dari keluarga.


Keterangan:  Salah satu yang paling tersohor adalah Betty Ford Clinic di Amerika Serikat. Pete Doherty (gambar) adalah salah satu selebriti yang berulangkali berobat ke klinik tersebut. Betty Ford Clinic menyediakan fasilitas mewah layaknya hotel berbintang lima.

Berikut metode rehabilitasi narkotika paling aneh di dunia. Metode yang tidak lazim digunakan untuk mengurangi efek obat bius. 

1. Bebas Narkoba Cara BhiksuDi kuil Thamkrabok di dekat Phra Putthabat di Thailand, pecandu narkoba melakukan ritual keagamaan sembari menjalani detoksifikasi dengan cara Buddha. Program rehabilitasi yang ditawarkan para Bhiksu ini menjanjikan penyembuan mental dan fisik melalui pendekatan ritual dan spiritual.

2. Muntah lalu TerbebaskanSemua peserta harus menjalani program rehabilitasi setidaknya selama 10 hari. Mereka juga bisa tinggal lebih lama jika mau. Program yang ditawarkan antara lain melibatkan ramuan herbal yang membuat pecandu muntah-muntah. Mereka juga dipaksa berjanji tidak akan menyentuh obat-obatan terlarang lagi ketika menyelesaikan rehabilitasi.

3. Bersih di KetinggianRatusan pecandu narkoba menyambangi Pusat Penyembuhan Ayahuasca di Peru setiap tahun untuk mendapat terapi halusinogen alami. Suku setempat meyakini Ayahuasca mampu menyembuhkan mental dan fisik, serta mempromosikan spiritualitas. Namun organisasi doktor di Amerika Serikat mewanti-wanti metode ini bisa menyebabkan diare, gangguan mata hingga kematian. Ayahuasca kini dilarang di beberapa Negara.

4. Lewat Spiritualitas Mengalahkan KecanduanPusat rehabilitas di Rio de Janeiro, Brasil ini menawarkan pendekatan spiritual. Para pecandu narkoba dikumpulkan di luar penginapan setiap pagi untuk berdoa, sembari meneriakkan "Tuhan maha Besar!". Semua peserta rehabilitasi mendapat akomodasi di sebelah gereja protestan, Love of God.

5. Rantai dan BorgolKetika spiritualitas tidak lagi membantu, Amanullah, pecandu narkoba di pusat rehabilitasi di Jalalabad, Afghanistan ini ditahan dengan rantai dan borgol. Penduduk Jalalabad meyakini, pecandu obat-obatan terlarang dirasuki oleh roh dan cuma bisa disembuhkan dengan cara dioborgol. Pasien rehabilitasi hidup dengan diet ketat, yakni air putih, merica hitam dan roti.

6. Bantuan dari AtasPenduduk Afghanistan meyakini mereka yang dirantai di dalam kuil akan mendapat bantuan dari Mir Ali Baba, sosok yang menjadi patron di kuil tersebut. Keyakinan semacam ini tidak cuma ada di Afghanistan, tapi juga di banyak negara lain. Dalam banyak kasus pecandu narkoba dihukum atau malah dibunuh.

7. Mendarat di Kamp KerjaMenjadi pecandu narkoba di Cina tidak mudah. Jika ketahuan, mereka bisa dipaksa menjalani rehabilitasi atau malah dipenjara. Selain itu Cina juga mendirikan kamp kerja untuk para pecandu. Dalam gambar tampak pasien rehabilitasi di sebuah kamp kerja di Lanzhou, provinsi Gansu. Organisasi HAM mencurigai Cina memanfaatkan fasilitas rehabilitasi untuk menyembunyikan kamp kerja paksa.

8. Tidur PanjangSalah satu metode rehabilitasi yang paling ekstrim adalah terapi koma. Dikembangkan oleh seorang dokter di Kirgistan, pasien mendapat suntikan yang menempatkan mereka dalam kondisi koma selama beberapa jam. Sang dokter percaya ketika pasien terbangun, mereka lantas terbebas dari kecanduan narkoba. Pakar mengecam praktik ini karena dianggap berbahaya dan tidak melalui proses uji coba klinis.

9. Bertabur KemewahanSelebriti sebaliknya cendrung memilih fasilitas mewah untuk mengobati kecanduan. Salah satu yang paling tersohor adalah Betty Ford Clinic di Amerika Serikat. Pete Doherty (gambar) adalah salah satu selebriti yang berulangkali berobat ke klinik tersebut. Betty Ford Clinic menyediakan fasilitas mewah layaknya hotel berbintang lima.

10. Tanpa TerapiSebagian besar pecandu narkoba di seluruh dunia tidak mampu membiayai rehabilitasi. Menurut suvery di Amerika Serikat saja, cuma 10,4 persen pecandu yang menjalani terapi medis. Sementara jumlah di negara-negara miskin dan berkembang lebih besar lagi. 

(Gambar selengkapnya dapat dilihat di http://www.dw.de)
Selengkapnya

Sifat Jahat Habitual Narkotika

Posted by sulthan on Minggu, 31 Mei 2015

Penggunaan narkotika secara terus menerus dan berlanjut akan menyebabkan ketergantungan atau dependensi atau kecanduan. Penyalahugunaan narkotika biasanya karena coba-coba, ingin senang-senang, atau menggunakan pada keadaan tertentu.

Padahal yang namanya narkotika, berbeda dengan obat atau zat lainnya. Narkotika memiliki 3 sifat jahat yang dapat membelenggu pemakaiannya menjadi budak dan kehidupannya hancur. Tiga sifat jahat khas narkotika yang sangat berbahaya adalah habitual, adiktif dan toleran.

Habitual adalah sifat pada narkotika yang membuat pemakainya akan selalu teringat, terkenang dan terbayang-bayang sehingga cenderung untuk selalu mencari dan rindu (seeking). Sifat inilah yang menyebabkan pemakai narkotika yang sudah sembuh kelak bisa kambuh (relapse) dan memakai kembali. Perasaan kangen berat ingin memakai kembali disebabkan oleh kesan kenikmatan yang dalam bahasa gaul disebut nagih (suggest).

Sifat habitual juga mendorong pemakai untuk selalu mencari dan memiliki narkotika. Walaupun di sakunya masih banyak narkotika, ia tetap ingin punya lebih banyak lagi. Sifat seperti itu disebut craving (membutuhkan).

Semua jenis narkotika memiliki sifat habitual dalam kadar yang bervariasi. Sifat habitual tertinggi ada pada heroin (putaw). Kemungkinan kambuh pemakai putaw sangatlah tinggi sehingga pemakainnya dianggap mustahil dapat bebas selamanya 100 persen.

Secara medis diambil kesepakatan bahwa mantan pemakai yang dapat bebas narkotika (tidak memakai narkotika sama sekali) selama lebih dari 2 tahun dapat dianggap sukses atau sembuh. Walaupun setelah itu rang tersebut memakai kembali, kemudian berhenti, dan 2 tahun kemudian kumat dan seterusnya berulang-ulang, orang seperti itu secara medis dianggap telah sembuh.

Suggest adalah penggoda terkuat yang menyebabkan pemakai narkotika yang sudah sembuh pada suatu saat kembali memakai. Jenis makanan apa pun tidak akan menyebabkan suggest kecuali narkotika.

Suggest hanya dapat dikalahkan oleh tekat yang sangat kuat yang lahir dari kesadaran tinggi yang disadari oleh pengetahuan yang benar, didukung oleh iman yang teguh, dan anugerah dari Tuhan Yang Maha Pengasih, Allah SWT. Suggest akan terasa lebih ringan jika dihadapi sambil aktif bekerja, berkreatifitas atau dengan mengembangkan hobi.
Selengkapnya

Tiga Sifat Jahat Khas Narkotika

Posted by sulthan on Sabtu, 30 Mei 2015

Jujur harus kita akui, belum semua pihak menyadari tentang seriusnya ancaman bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Padahal dukungan dan komitmen semua pihak sangat penting untuk mencegah dan memberantasnya dalam rangka melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.

Apalagi kecenderungan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika setiap tahun mengalami peningkatan. "Ada yang dikirim dari luar negeri maupun yang diproduksi di dalam negeri". Sekarang para bandar narkotika tidak lagi menjual narkotika sebagai narkotika, melainnya sebagai food supplement.

Sehingga orang yang menyatakan anti narkotika/narkoba pun bisa tertipu, kemudian tanpa sadar kita telah mengkonsumsinya, sehingga akan berakibat buruk bagi kesehatan.

Berikut tiga sifat khas narkotika yang sangat berbahaya bagi manusia, yaitu sifat habitual, adiktif dan toleran. Ketiganya dapat membelengu pemakai untuk menjadi budak setia. Sehingga membuat si pemakai narkotika mengalami perubahan sifat dan sikap menjadi:
  • Tergila-gila pada narkotika. Lebih mencintai narkoba daripada diri sendiri, orang tua, atau saudara-saudaranya.
  • Tidak dapat melepaskan diri dari narkotika, sebab kalau lepas, penderitaan yang luar biasa (sakaw)
  • Dosisnya akan terus bertambah tinggi sampai suatu saat mau menjemputnya di puncat overdosis.
  • Mengalami perubahan sikap dan sifat menjadi ekslusif, egois, sombong, asocial, dan jahat (psikosis)
  • Mengalami kerusakan organ tubuh (hati, paru, ginjal, otak dan lain-lain)
  • Terjangkit penyakit maut, seperti HIV/AIDS, sifilis dan lain-lainnya.
Disamping tiga sifat jahat narkotika diatas, narkotika juga berdampak terhadap fisik, mental dan moral bahkan merugikan keluarga, lingkungan masyarakat, bangsa dan Negara.

Fakta yang terjadi, bila seorang anggota keluarga terkena narkotika berbagai masalah akan datang dalam kehidupannya seperti masalah psikologis, yaitu terjadi gangguan tidak harmonisan dalam rumah tangga.

Dari masalah psikologis kemudian meningkat menjadi masalah ekonomi. Sebab, banyak uang terbuang untuk jangka waktu lama, maka sering terjadi kehilangan barang karena dijual oleh pemakai untuk membeli narkotika.

Kemudian dari masalah ekonomi bisa memunculkan kekerasan dalam keluarga. Seperti, perkelahian, pemaksaan, penganiayaan, bahkan pembunuhan sesama anggota keluarga, dan bisa menyebar kemasyarakat luas.

Masalah narkotika bisa menimbulkan permasalahan yang lebih besar dan berbahaya, seperti terjadinya kriminalitas, prostitusi, korupsi, nepotisme, dan lain-lain. Sebelum kehancuran terjadi diseluruh pelosok negeri, maka setiap kita harus mencegah penyalahgunaan narkotika.
Selengkapnya

Jangan Happy dengan Sabu

Posted by sulthan on Rabu, 27 Mei 2015


Sabu adalah methamphetamine yang berbentuk kristal seperti gula, obat psikostimulansia dan simpatomimetik. Sabu disebutkan juga dengan Ice dan bentuknya kristal, jenis obat yang mempunyai pengaruh yang kuat terhadap syaraf. Karena shabu bekerja dengan cara menstimulir susunan syaraf pusat manusia sehingga menimbulkan efek euforia, peningkatan suasana/mood, percaya diri, dan bertambahnya daya konsentrasi. 

Cara orang mengkonsumsi sabu-shabu lazimnya dilakukan dengan cara membakarnya di atas sebuah aluminium foil sehingga mengalir dari ujung yang satu ke ujung yang lain. Kemudian asap yang keluar dari bong dihirup, ada juga dengan cara menghisap, menyuntik bahkan sampai ditelan. Katakan "Say No To Drugs"..!

Ciri orang pakai sabu sangat mudah kenal. Karena orang penghisap atau pecandu sabu-sabu- gampang gelisah dan serba salah melakukan apa saja, jarang mau menatap mata jika diajak bicara, mata sering jelalatan, karakternya dominan curiga, apalagi pada orang yang baru dikenal, badan berkeringat, meski berada didalam ruangan dingin, suka marah dan sensitive.

Seseorang yang memakai sabu-sabu akan selalu bergantung pada obat ini dan akan terus berlangsung lama, bahkan bisa mengalami sakit jantung atau bahkan kematian. Makanya, jangan pernah diuji coba atau mencoba-coba. Kasihanilah tubuh Anda. 

Ada juga sebagian pemakai yang memilih membakar sabu dengan Pipa Kaca karena takut efek jangka panjang yang mungkin ditimbulkan aluminium foil yang terhirup. Ada juga pemakaian yang menggunakan bambu batang kecil, lurus, dan pendek yang banyak ditanam sebagai tanaman pagar di pekarangan rumah atau menggunakan bambu suling atau bambu seruling. 

Apa bedanya Sabu dangan Shabu? 

Di Indonesia, sebenarnya tidak ada perbedaan antara sabu dengan shabu, kedua kata tersebut merupakan obat yang berbahaya bagi kesehatan. Bedanya saja, kalau kata shabu merupakan salah satu jenis masakan di negeri Jepang.

Jangan happy dengan sabu, karena sangat berbahaya bagi jiwa dan fisik Anda. Berikut Ciri - ciri orang habis pakai sabu-sabu dan akibat yang ditimbulkannya.

Ciri-Ciri Orang Hisap Sabu - Shabu

Mata bendul ada garis hitam, Badan terasa panas terbakar, sehingga minum terus menerus, dan ke-mana2 selalu membawa botol aqua. Kuat tidak makan dan tidak tidur sampai ber-hari2, ngomong terus tapi suaranya jelas. Bersemangat, gariah seks meningkat, paranoid, tidak bisa diam/tenang, susah makan, dan tidak bisa tidur.

Pernah dicoba betapa ganasnya kristal ini, ambil daging mentah dan taruh kristal ini diatasnya dan kristal ini bisa menembus masuk kedalam daging ini, bayangkan kristal seperti ini dimasukkan kedalam tubuh. Siapa pun kita, harus mengenal Ciri-Ciri Orang Pengisap Shabu-Shabu, supaya tidak terjerumus kedalamnya.

Akibat Menghisab Shabu - Sabu

Merusak organ-organ tubuh terutama otak, dan syaraf yang mengatur pernafasan. Banyak yang mati karena sesak nafas, dan tiba-tiba berhenti bernafas karena syaraf yang mengendalikan pernafasan sudah rusak dan tidak ada lagi instruksi untuk bernafas, sehingga nafasnya putus/berhenti, dan mati. Paranoid, otak susah dipakai berpikir dan hilang konsentrasi serta tidak mau makan.

Rasa gembira atau euforia, rasa harga diri meningkat, banyak bicara, kewaspadaan meningkat, denyut jantung cepat, pupil mata melebar, tekanan darah meningkat, berkeringat/rasa dingin, mual/muntah, (dalam waktu 1 jam setelah pemakai gelisah).

Kemudian terjadi delirium/kesadaran berubah (pemakai baru, lama, dosis tinggi), perasaan dikejar-kejar, perasaan dibicarakan orang, agresif dan sifat bermusuhan, rasa gelisah, tak bisa diam, (dalam waktu 24 jam). Gangguan irama detak jantung, perdarahan otak, terjadi hiperpireksia atau syok pada pembuluh darah jantung yang berakibat meninggal.
Selengkapnya

10 Narkotika Paling Mematikan dan Berbahaya di Dunia

Posted by sulthan on Kamis, 21 Mei 2015

Menurut wikipedia, Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif. 

Opium

Sementara itu, Pengertian Narkoba menurut Undang-Undang 35 Tahun Tahun 2009 adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintetis, yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan dalam golongan – golongan. Penjelasan lebih detil tetang Pengertian Narkoba dan Jenis-jenisnya. 


Tetapi yang populer dimasyarakat adalah Narkoba singkatan dari Narkotika dan Obat/Bahan berbahaya. Pada dahulu kala masyarakat mengenal narkoba dengan istilah madat dan juga sebagai sebutan untuk candu atau opium. Opium yaitu suatu golongan narkotika yang berasal dari getah kuncup bunga tanaman Poppy yang banyak tumbuh di sekitar Thailand, Myanmar dan Laos (The Golden Triangle) maupun di Pakistan dan Afganistan.


Jenis-jenis narkoba yang ada sangat banyak, tapi ada beberapa yang dianggap paling "gila", karena efek samping yang ditimbulkannya sangat aneh bahkan super aneh. Anda jangan pernah mendekati obat-obat ini, apalagi ikut mengkonsumsinya. Jika ada keluarga dan sahabat yang mulai konsumsi narkoba, kamu harus tahu tips merangkul sahabat yang terjerumus narkoba. 

Dibawah ini sedikit informasi tentang jenis-jenis narkoba yang jarang dikenal dan dianggap paling "gila" di jagat raya. Semoga Indonesia perlahan-lahan bebas dari yang namanya obat-obatan terlarang dalam bentuk apapun. Berikut 10 jenis narkoba yang paling berbahaya dan mematikan di dunia dikutip lihat.co.id dari berbagai sumber. Supaya Anda tidak menjadi budak narkotika, setidaknya harus tahu jenis-jenis narkotika. Setelah tahu waspadai dan jauhi dan jangan pernah mendekatinya.

10. Zolpidem
Zolpidem (The Sleepwalking Pill) merupakan obat dengan potensi efek samping seperti tidur-berjalan, mengemudi saat tidur dan kadang-kadang muntah saat sedang tidur. Zolpidem, lebih dikenal sebagai alternatif obat tidur yang dikembangkan sebagai pengganti Valium. Untuk beberapa kasus, zolpidem dapat menyebabkan seseorang melakukan segala macam hal gila saat tidur.

9. Scopolamine
Skopolamin memiliki kemampuan untuk menyebabkan amnesia, dan banyak dimanfaatkan oleh penjahat khususnya di Kolombia. Skopolamin adalah obat yang menyebabkan amnesia dan sugesti. Yang benar-benar menakutkan tentang obat ini adalah bagaimana mudahnya untuk memerintah seseorang (mungkin kaya hipnotis gitu). 

Para pelaku kejahatan biasanya menggunakan obat ini untuk perampokan dengan cara meniupkan bubuk Skopolamin ke wajah korban, yang kemudian dengan senang hati mengosongkan rekening bank mereka atau membantu dalam merampok rumah mereka sendiri. Keesokan harinya, korban tidak tahu apa yang telah terjadi. Syukurlah, menurut sumbernya, skopolamin belum berhasil keluar dari Kolombia.

8. Nutmeg
Mungkin banyak dari agan-agan gak nyangka kalau buah Pala masuk dalam list , meskipun reputasinya yang sehat, sebenarnya buah pala dapat menyebabkan berhalusinasi. Yak, sesuatu yang sekarang mungkin ada di dapur kita masing-masing itu sebenarnya merupakan jenis narkoba yang dianggap “gila", di luar negeri sana, buah pala digunakan oleh orang-orang yang “kekurangan uang” untuk merasakan atau ingin berhalusinasi. 

Selain berhalusinasi, efek samping terhadap fisik juga ada gan, misalnya detak jantung berdebar dengan cepat, mulut kering, mual dan retensi urin. Hindari konsumsi berlebih dari buah pala gan, dan hindari juga konsumsi buah atau tumbuhan yang berpotensi menyebabkan berhalusinasi, seperti happy mushroom dan kecubung.

7. Human Growth Hormone (HGH)
Hormon pertumbuhan manusia atau HGH adalah hormon yang ditemukan pada manusia yang diperlukan untuk pertumbuhan. Banyak atlet yang menyuntikkan HGH ke dalam tubuhnya karena mereka percaya hal itu akan membantu pemulihan setelah pelatihan (meskipun buktinya hanya sedikit). Ada efek samping yang sangat gila”, yang disebut acromegaly. 

Acromegaly menyebabkan kulit menjadi lebih tebal, tangan dan kaki membengkak dan garis rahang menjadi lebih jelas yang menyebabkan celah antara gigi. HGH berasal dari hormon orang yang sudah meninggal (mayat). Praktek ini menyebabkan banyak kasus seperti penyakit Creutzfeldt - Jakob gangguan otak yang mirip dengan penyakit sapi gila.

6. The Hellish (Bromo-dragonfly)
Bromo-dragonfly atau versi super dari LSD. Bromo-dragonfly adalah obat yang diberi nama karena struktur molekulnya tampak seperti capung. Bromo-dragonfly kadang-kadang dijual sebagai LSD, karena dianggap memiliki dosis yang cukup rendah. Obat ini efek sampingnya lebih parah dari LSD. Sementara mengkonsumsi LSD efeknya hanya beberapa jam saja, tidak dengan Bromo-dragonfly, efeknya bisa sampai 3 hari. 

Efek “Gila” yang ditimbulkan seperti kejang, dan penyempitan pembuluh darah, atau dalam kasus yang berat,amputasi anggota tubuh duperlukan. Bromo-dragonfly juga memiliki julukan "dragged to hell and back again”.

5.The Anti-Pot (Rimonabant)
Para ilmuwan berpikir untuk membuat obat yang dapat mencegah lapar yang sangat setelah merokok ganja atau nyimeng, mereka membuat obat yang memiliki efek sebaliknya pada tubuh , obat itu bisa mengurangi rasa lapar dan lahirlah rimonabant, obat yang bekerja di tempat yang sama di otak seperti ganja tetapi memiliki efek sebaliknya. Strategi ini bekerja dan obat itu telah disetujui untuk menurunkan berat badan.

Rimonabant juga ditemukan memiliki efek berlawanan dengan gulma di daerah lain juga. Hal ini meningkatkan motilitas sperma, dan meningkatkan memori jangka pendek pada hewan. Sayangnya, obat ini memiliki beberapa efek samping yang cukup serius. Rimonabant ditarik dari pasar denga sangat cepat setelah terungkap kalau rimonabant dapat membuat orang depresi dan bunuh diri.

4. Super-Heroin (Etorphine)
Etorphine, 5000 kali lebih kuat dari heroin, dan manusia bisa overdosis hanya melalui kontak kulit. Heroin saja sudah mampu membuat manusia putus asa dan jatuh kedalam keadaan yang sangat buruk.

Jadi, kamu mungkin akan terkejut jika mengetahui kalau para ilmuwan mengembangkan obat yang 5000 kali lebih kuat dari heroin. Etorphine adalah obat yang bekerja dengan cara yang sama seperti heroin dan morfin, tetapi etorphine bisa langsung membunuh manusia . Etorphine hanya digunakan untuk membius hewan besar, 1/100 gram dapat melumpuhkan gajah. Kontak dengan kulit dapat cukup untuk menyebabkan overdosis pada manusia. Astagfirullah

3. DNP
DNP membakar lemak pada manusia dengan baik , hal itu menimbulkan naiknya suhu tubuh dan seperti “memasak” penggunanya dari dalam tubuh. 2,4- dinitrophenol atau DNP adalah obat yang digunakan untuk menurunkan berat badan di tahun 1930-an. Untuk menurunkan berat badan, kita biasanya melakukan diet yang sangat ‘menyiksa’, tapi dengan mengkonsumsi obat ini, kita tidak perlu lagi membatasi apa yang kita makan, atau melakukan diet yang lumayan menyiksa itu. 

Meskipun obat ini terdengar seperti penemuan terbaik yang pernah ditemukan, tapi ada kelemahannya. Obat itu produksinya dihentikan pada tahun 1938 karena orang-orang yang mengkonsumsinya mengatakan seperti “dimasak” dari dalam, dengan suhu tubuh secara besar-besaran dinaikkan, denyut jantung dan berkeringat, bahkan ada beberapa kasus meninggal setelah mengkonsumsi DNP.

2. Super Powerful Synthetic Marijuana
Dimethylheptylpyran adalah ganja yang dirancang oleh militer AS. Dosis 1 mg dapat membuat tentara tidak dapat melakukan tugasnya hingga 3 hari. Dari tahun 1950 hingga 1970-an militer AS memiliki proyek kecil, mereka akan memberikan tentara berbagai obat-obatan dan bahan kimia untuk melihat apa yang terjadi.

Salah satunya adalah ganja versi super ampuh yang disebut 'dimethylheptylpyran' atau DMHP. DMPH memberikan semua tanda-tanda klasik mengkonsumsi ganja seperti mata merah, rasa lapar dan lemas. Hanya dengan 0,0002 g DMHP bisa membuat orang cekikikan atau tertawa tidak jelas.

Pada dosis 1 mg tentara benar-benar tidak dapat melakukan tugasnya hingga 3 hari. Tentara bisa meyemprotkan obat ini ke pangkalan militer musuh, dan bisa melakukan apapun dipangkalan itu. Tapi pada akhir 1970-an penelitian dan produksi DMHP ini dihentikan karena disalah gunakan

1. Krokodil
Krokodil Drugs adalah obat murah yang diproduksi yang memiliki efek yang mirip dengan heroin, tetapi dengan efek samping menggerogoti daging penggunanya. Di Rusia, pecandu heroin yang sudah kebal terhadap efek sampingnya,akhirnya mereka menemukan cara yang lebih mudah dan jauh lebih mengerikan untuk mendapatkan ‘kepuasan’. (Baca: Krokodil Drugs yang Mematikan)

Obat yang disebut desomorphine (krokodil) ini memiliki efek yang mirip dengan heroin, hanya saja lebih “gila’. Efek samping dari mengkonsumsi obat ini adalah kulit bersisik seperti reptil dan menggerogoti daging (daging membusuk) Penggunaan yang lama dapat menyebabkan daging berwarna abu-abu dan busuk, kadang-kadang tulang juga ikut busuk.

Itulah 10 narkotika paling mematikan dan berbahaya di dunia, disamping ratusan jenis narkotika lainnya. Say No To Drugs.!!!
Selengkapnya

Indonesia Darurat Narkoba!

Posted by sulthan

Dini hari di bulan Januari 2015, regu tembak akhirnya melepaskan tembakan ke jantung enam terpidana narkoba yang sudah lama divonis mati. Eksekusi tersebut merupakan merupakan genderang perang Negeri ini terhadap narkoba. Suatu keprihatinan, namun harus dilaksanakan.

Indonesia darurat narkoba! Hal yang berulang kali disampaikan oleh Presiden Joko Widodo kepada media. Ya, Indonesia sudah masuk kategori darurat narkoba dengan angka pengguna narkoba yang cukup tinggi. Berdasarkan data Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia dengan BNN tahun 2014, sebanyak 33 orang meninggal setiap harinya dengan jumlah pengguna sebanyak kurang lebih 4 juta jiwa.

Kementerian Keuangan tentunya mendukung gerakan darurat narkoba di tanah air. Dalam hal ini, Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) berdiri di garda terdepan dalam menghadang penyelundupan narkoba. DJBC berperan sebagai community protector, border protection di entry point, serta controlled traffics goods. Di dalamnya, terdapat peran pengawasan dan pencegahan pada masuknya narkotika, psikotropika dan prekursor (NPP melalui jalur darat, air dan udara.

Peran penting DJBC ini memang tidak banyak disorot kamera di media. Namun keberhasilannya tak lagi diragukan. Tidak banyak yang mengetahui, lima dari enam terpidana narkoba yang divonis mati Januari lalu merupakan tangkapan petugas DJBC. Terpidana atas nama Rani Andriani, Namaona Denis, Marco Archer Cardoso Moreira, dan Daniel.

Enemuo merupakan tangkapan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Soekarno Hatta kurun waktu tahun 2000 hingga 2004. Selain itu, terpidana atas nama Tran Thi Bich Hanh merupakan tangkapan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Surakarta tahun 2011.

Upaya penggagalan kasus penyelundupan narkoba oleh DJBC terus ditingkatkan. Untuk itu, DJBC memiliki laboratorium dan unit anjing pelacak khusus. DJBC memiliki tiga laboratorium utama bernama Balai Penelitian dan Identifikasi Barang (BPIB), masing-masing di Jakarta, Medan, dan Surabaya. Sedangkan unit anjing pelacak memiliki total 58 ekor anjing dan jumlah handler (perawat) K9 aktif mencapai 44 orang. 

Kendati upaya menghadang penyelundupan narkoba dan penindakan hukumnya, upaya sosialisasi akan bahaya penyalahgunaan narkoba ke seluruh lapisan masyarakat juga tidak boleh dikesampingkan. Hal ini harus berjalan secara simultan, sehingga para pelaku penyelundupan dan bandar narkoba gulung tikar. Terakhir, juga harus dilakukan sosialisasi ke masyarakat internasional bahwa Indonesia anti narkoba dan akan tegas menindak pelakunya. Selanjutnya
Selengkapnya

Tergoda Rupiah, Perempuan Indonesia Kembali Jatuh di Pelukan Sindikat Nigeria

Posted by sulthan on Selasa, 19 Mei 2015

Lirik lagu nyanyian Swaddhitra. Dipikir-pikir jaman sekarang betapa sulit mempertahankan harga diri hanya karena uang Uang. Korban-korban telah berjatuhan yang haram pun kadang dihalalkan semata hanya untuk uang Uang...oh.

Kali ini, karena uang. Seorang warga negara Indonesia menjadi bandar narkoba karena dipedaya uang. "Uang memang tidak bisa berbicara, tapi karena uang banyak manusia salah jalan."
Ilustrasi: Cara Pegang Uang - sumber: google
Seperti dirilis oleh BNN, perempuan Indonesia kembali diperdaya pria Nigeria untuk menjadi ujung tombak peredaran narkoba di negeri ini. SA (45) dan AN (34) diamankan petugas BNN karena terlibat dalam transaksi narkoba di kawasan Jakarta Barat, Jumat, 8 Mei 2015. Kini, keduanya harus berhadapan dengan hukum dengan ancaman pidana yang berat.

Di tempat kejadian perkara, petugas BNN menyita 3 kardus berisi 30 DVD player yang didalamnya terdapat sabu. Dari total keseluruhan DVD player yang disita, petugas BNN menyita sabu seberat 12.290 gram. Kuat dugaan, barang tersebut diselundupkan dari Tiongkok melalui paket kiriman.

Berdasarkan pengakuan SA, aksi yang ia lakukan atas perintah seorang pria Nigeria berinisial K yang kini masih dalam pengejaran anggota BNN. Kepada petugas, SA sudah berteman dengan K selama satu tahun lebih. SA mengenal K pertama kali saat sedang nongkrong di sebuah bar di Jalan Jaksa, Jakarta.

Pertemanan yang mereka jalin semakin dekat sehingga akhirnya SA dijadikan kurir narkoba. Selama berteman dengan pria Nigeria tersebut, SA mengaku sudah dua kali mendapatkan tugas menerima barang.

Pertama, pada beberapa bulan lalu, SA mengaku pernah mendapatkan tugas untuk menyimpan sebuah mesin gerinda di kostnya. Satu hari berselang, mesin itu diambil dan dipindahtangankan kepada kurir lainnya. Upah yang diterima dari pekerjaan pertama sebesar Rp 20 Juta.

Sedangkan tugas kedua, ia kembali diminta untuk menerima kardus berisi DVD player pada 8 Mei 2015 lalu dari seorang kurir berinisial AN di kawasan Hayam Wuruk Jakarta Barat. Rencananya, puluhan kardus DVD player itu akan dibawa ke kost SA di kawasan Palmerah dengan menggunakan bajaj. Namun, tak berselang lama setelah transaksi dilakukan, kedua perempuan tersebut dicokok petugas BNN untuk dibawa selanjutnya ke kantor BNN untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, dari keterangan AN, dirinya diperintahkan oleh seorang pria Nigeria berinisial J yang sampai saat ini juga masih dilakukan pengejaran oleh petugas BNN. AN mengaku baru pertama kali melakoni karirnya sebagai kurir narkoba. Ia nekat melakukan pekerjaan ini karena iming-iming uang sebesar Rp 10 juta.

Ancaman Hukuman

Tsk SA diancam dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No.35/2009, sedangkan Tsk AN dijerat dengan pasal 114 ayat (2), pasal 112 ayat (2) Subsider 131 UU No.35/2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.
Selengkapnya

Cara Meningkatkan Hormon Dopamin

Posted by sulthan on Jumat, 24 April 2015

Kopi hitam rasanya tetap pahit
Otak Anda melepas hormon dopamin secara alami untuk membuat Anda nyaman dan senang. Aliran dopamin itu merupakan respon terhadap aktivitas menyenangkan seperti makan atau aktivitas seksual. Di sisi lain, kalau kekurangan dopamin, Anda merasa lesu, depresi, dan tidak tertarik untuk hidup. Berikut beberapa metode meningkatkan kadar dopamin ketika Anda merasa redup.

1. Melalui Makanan

Pertama: Melalui makanan yang kaya tirosin. Untuk memproduksi dopamin, tubuh Anda butuh tirosin. Usai sejumlah sintesis dan proses teknis lainnya, dopamin diubah jadi "energi bahagia". Almond, alpukat, pisang, olahan susu rendah lemak, daging, dan unggas, kacang lima, wijen, dan biji labu bisa membantu tubuh Anda memproduksi lebih banyak dopamin.

Fenilalanin berfungsi sama seperti tirosin. Asam amino yang satu ini terkandung dalam produk kedelai seperti tofu, ikan, olahan susu, dan daging. Tapi, banyak olahan susu dan daging yang juga berlimpah kalori dan lemak. Awasi asupan kalori Anda saat memilih menu yang kaya dopamin ini.

Kedua: Melalui tambah asupan antioksidan. Dopamin mudah teroksidasi, sementara antioksidan mengurangi radikal bebas yang merusak sel-sel otak penghasil dopamin. Banyak buah-buahan dan sayuran yang kaya antioksidan, antara lain:

  • Beta-karotin dan karotinoid: sayuran dan buah-buahan berwarna hijau dan oranye, asparagus, brokoli, lobak merah
  • Vitamin C: merica, jeruk, stroberi, kembang kol, kubis Brussels
  • Vitamin E: kacang-kacangan dan biji bunga matahari, sayur-sayuran hijau, brokoli, wortel.
Ketiga: Hindari makanan yang menghambat fungsi otak. Antara lain makanan kalengan, tepung putih olahan, kolesterol, kafein, dan lemak jenuh. Ketika Anda kecanduan sesuatu (termasuk kopi!), reseptor dopamin butuh lebih banyak dan lebih banyak lagi untuk terpicu. Junk food juga bisa membuat Anda kecanduan!

Pernahkah Anda bertanya-tanya, mengapa terlalu banyak makan junk food membuat Anda pening? Ya. Makanan seperti itu menghambat produksi dopamin, membuat Anda merasa lemas dan tidak bisa menikmati momen-momen kehidupan. Pastikan menu makanan Anda kaya buah-buahan, sayuran, olahan susu rendah lemak, dan daging. Ini cara paling efektif menjaga kesehatan mental.

2. Melalui Gaya Hidup

Pertama: Lakukan olahraga teratur. Olahraga meningkatkan kalsium darah, yang merangsang produksi dopamin dan penyerapannya di otak. Cobalah 30 hingga 60 menit jalan kaki, berenang, atau lari untuk meningkatkan kadar dopamin Anda.

Olahraga juga meningkatkan endorfin. Tertawa atau meregangkan tubuh bisa mempercepat produksi endorfin, yang efeknya mirip dengan dopamin. Tapi, kadar endorfin terlalu tinggi juga berbahaya; hormon yang satu ini termasuk penghambat rasa sakit.
Kedua: Tidurlah yang cukup. Salah satu cara terbaik untuk menjadi energik dan siap menghadapi hari adalah tidur. Dopamin terkait erat dengan siaga. Agar Anda selalu siaga, tidurlah 7 hingga 8 jam tiap malam.

Atau jangan tidur sama sekali. Kalau Anda ingin dopamin meningkat tapi tidak butuh merasa senang, kadar dopamin naik seiring kurangnya tidur. Anda akan merasa lelah, pening, dan lekas marah, tapi dopamin dijamin melonjak.

Ketiga: Capai target baru. Dopamin adalah kesenangan belaka. Zat kimia di otak yang hedonis, pastinya. Untungnya, yang perlu Anda lakukan hanyalah melatih otak. Makan donat ataupun memperoleh gelar doktoral, mencapai sebuah target akan mengaktifkan pusat kesenangan di otak Anda.

Target yang tercapai itu tidak harus berskala besar. Mulailah menetapkan aktivitas harian yang kecil-kecil sebagai target. Sanggupkah Anda melewati tadi pagi tanpa membuka Facebook sama sekali? FANTASTIS! Anda berhak mendapat hadiah karena tujuan telah tercapai!

3: Suplemen, Obat, dan Lain-Lain
Satu: Konsumsi suplemen. Beberapa dokter menyarankan suplemen vitamin B6 dan L-Fenilananin untuk meningkatkan dopamin dalam otak. Anda bisa membelinya di apotek terdekat. Fenetilamin, bahan yang terkandung dalam cokelat, juga menawarkan efek serupa. Lebih dari itu, Fenetilamin menyediakan manfaat terapeutik terkait penurunan berat badan. Anda bisa memesannya di internet. Tapi konsultasikan dulu dengan dokter Anda.

Kedua: Konsumsi obat penambah dopamin. Tergantung gejala yang muncul, dokter Anda bisa meresepkan obat-obatan yang meningkatkan kadar dopamin. Dia pasti tahu kelebihan dan kekurangan tiap obat serta memandu Anda dengan benar.

ADHD: Kalau Anda sulit memusatkan atensi ke tugas-tugas dan mengalami hiperaktivitas, dokter bisa meresepkan psikostimulan seperti Ritalin untuk merangsang produksi dopamin di otak Anda.

Depresi: Kadar dopamin yang terlalu rendah kadang berkaitan dengan depresi. Tanyakan pada dokter soal perlunya mengonsumsi antidepresan kalau metode-metode alami gagal meredakan gejala energi rendah yang Anda alami.

Penyakit Parkinson: Para pengidap penyakit Parkinson kerap mengalami gerakan tubuh yang tidak terkendali. Peningkat dopamin bernama levodopa biasanya diresepkan untuk mereka.

Ketiga: Pertimbangkan solusi lebih drastis. Kalau Anda hanya ingin mencerahkan hari atau menambah sedikit energi, alternatif ini kurang tepat bagi Anda. Tapi, sekadar informasi, ada sejumlah strategi lebih serius yang bisa Anda pilih untuk meningkatkan kadar dopamin. Tentunya, semua strategi itu hanya boleh dilakukan kalau Anda berada dalam pengawasan psikolog atau psikiater.

Strategi tertentu seperti ECT (electro-convulsive therapy, yang dulu dianggap kurang aman, namun kini mulai populer lagi) terbukti efektif meningkatkan kadar dopamin. Kalau obat-obatan kurang manjur bagi Anda, cara-cara lain bisa Anda coba. Konsultasikan dulu dengan dokter Anda. [sumber: id.wikihow]
Selengkapnya

Apa itu Narkotika Jenis CC Four (CC4)

Posted by sulthan

Apa itu Narkotika jenis CC Four atau CC4? Narkotika CC Four merupakan Narkotika jenis baru yang beredar di Indonesia, yang dikemas berbentuk lembaran jenis prangko pos. "Bahaya Narkotika jenis CC4 atau CC Four diperkirankan 10 kali lebih berbahaya dari Ekstasi dan Sabu". 

Diperkiran Narkotika jenis CC Four atau CC4 ini berasal dari benua Eropa, hal ini berdasarkan asumsi karena CC4 pada tahun 1960-an pernah diteliti di Eropa Timur dan Tengah. 

BNN sendiri sedang mempelajari CC4 yang ditemukan di Lapas Narkotika Cipinang oleh Direktoat IV TPN Mabes Polri dan berasil menyita ratusan lembar Narkotika CC4 dari narapidana Andre Syamsul Malik yang merupakan jaringan Fredy Budiman.

BNN juga belum dapat menyimpulkan secara pasti efek dan bahaya Narkotika jenis CC Four atau CC4, hal ini disebabkan narkotika jenis CC4 belum masuk dalam katalog 35 Narkoba jenis yang masuk ke Indonesia, dari 350 jenis Narkotika baru yang ditemukan di dunia.

Dari berbagai referensi menyebutkan, kalau jenis narkotika CC Four dapat memberikan efek samping dalam pelepasan enzim dopamin. [Baca: Cara Meningkatkan Hormon Dopamin]  

Dopamin adalah neurotransmiter yang membantu mengontrol pusat kepuasan dan kesenangan di otak, sehingaa membantu mengatur tindakan dan tanggapan emosional. Dopamin yang bekerja secara alami dalam tubuh manusia dapat meningkatkan kekuatan memompa jantung dan meningkatkan aliran darah ke ginjal melalui proses injeksi untuk mengobati kondisi tertentu, seperti tekanan rendah, trauma, operasi, gagal jantung, gagal ginjal, dan kondisi medis serius lainnya.

Dopamin memiliki efek dapat meningkatkan detak jantung ektopik, takikardia, angina, palpitasi, vasokonstriksi, hipotensi, dyspnea, mual, muntah, sakit kepala, dan lain-lain.

Hidup Sehat katakan Say No To Drugs....

Selengkapnya