MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Posted by sulthan on Sabtu, 17 Juni 2017

NAMA: TIARA NUR INDAH RAHMA P
NIM     : 27316384

RESUME
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
       Gelisah artinya rasa yang tidak tentram dihati atau selalu merasa khawatir, tidak dapat tenang, tidak sabar atas apa yang di alaminya dan cemas. Era Globalisasi kemoderanan tidak sedikit dapat menyebabkan kegelisahan. Hal ini diakibatkan oleh kebutuhan hidup yang meningkat, rasa individualistis dan egoisme. Dari sudut konteks budaya, kegelisahan muncul akibat adanya Instink manusia untuk berbudaya yaitu instink mencari kesempurnaan.  Namun demikian alasan utama timbulnya kegelisahan adalah karena manusia punya hati dan perasaan
Asal kata “gelisah” à  rasa tidak tenang
                                      rasa tidak tentram
                                      rasa khawatir
                                      rasa tidak sabar


Sumber kegelisahan
Internal à dari dalam diri individu itu sendiri  (rasa berdosa, rasa malu)
Eksternal à ancaman/bahaya dari luar(kriminalitas)
Bentuk-bentuk kegelisahan :
1. Keterasingan
2. ketidakpastian
3. kesepian
Kegelisahan dalam Karya Seni
              Melalui karya seni kita bisa menangkap  fenomena kegelisahan dalam dimensi yang lebih  jauhdan lebih luasRefleksi dari kepekaan terhadap kegelisahan lebih mudah ditangkap melalui berbagai karya seni dan terasaberat untuk disampaikan melalui media lainnya.

Macam-Macam Kegelisahan
Menurut Sigmund Freud:
1.Kegelisahan Obyektif
      Bersumber kepada sesuatu kekuatan yang ada diluar diri manusia
Bisa muncul dari antisipasi seseorang berdasar pada pengalaman perasaannya terhadap kemungkinan adanya bahaya yang mengganggu dirinya
2. Kegelisahan Neorotis (syaraf)
      Timbul karena perasaan tidak mampu menghadapi apa yang terjadi (bisikan naluri)
      Takut bayangan sendiri
      Takut tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan
      Takut irrasional (phobia)
3. Kegelisahan Moril
      Muncul dari emosi diri sendiri seperti perasaan marah, malu, berdosa dsb.
      Bersumber pada struktur kepribadian seseorang



KETIDAKPASTIAN
            Ketidakpastian artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tampa arah yang jelas, tampa asal-usul yang jelas, Kata ketidakpastian berarti suatu keraguan.
Sebab-sebab ketidakpastian:
1.  obsesi, gangguan jiwa berupa pikiran yang selalu menggoda seseorang dan sangat sukar      dihilangkan
2.  phobia, Phobia biasanya disebabkan karena seseorang mengalami trauma masa lalu dan biasanya trauma itu membekas didalam kesadarannya
3.  kompulsi,  tindakan yang biasanya dilakukan secara berulang untuk mengurangi kecemasan.
4.  histeria, adalah gangguan mental yang timbul dari kecemasan intens.
5.  delusi, ketidaksinambungan antara pemikiran dan emosi sehingga penderitanya kehilangan kontak dengan realitas sebenarnya. Delusi deibagi menjadi tiga:
Ø  Penekusià keadaan disekitarnya jelek
Ø  Keagungan à orang penting, besar
Ø  Melancholic à bersalah, hina, dosa
6.  halusinasi,  terjadinya persepsi dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsang nyata terhadap indera. Kualitas dari persepsi itu dirasakan oleh penderita sangat jelas, substansial dan berasal dari luar ruang nyatanya.




MANUSIA DAN HARAPAN
            Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing – masing.

Sebab-sebab manusia memiliki harapan
            Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu interaksi hidup, yakni ditengah suatu keluarga atau sebagai anggota masyarakat. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari interaksi hidup. Ditengah – tengah yang lainnya, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik / jasmani maupun mental / spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup berinteraksi dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
            Dorongan kodrat, ialah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
            Dorongan kebutuhan hidup, sudah kodratnya bahwa manusia mempunyai bermacam – macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besarnya dapat dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manuis itu ialah :
a)      Kelangsungan hidup (survival)
b)      Keamanan (safety)
c)      Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d)      Diakui linkungan (status)
e)      Perwujudan cita – cita (self actualization)


BAGAIMANA MANUSIA TAMPA HARAPAN ?

Manusia tampa harapan seperti manusia yang tidak mmiliki tujuan hidup ,berarti manusa itu mati dalam hidup. Harapan adalah bentuk transformasi atas perjalanan hidup. Jika harapan itu terpotong maka proses transformasi tersebut menjadi terhenti dan hidup akan menjadi tidak jelas. 

Selengkapnya

Putus Asa dan Dampaknya Bagi Kehidupan

Posted by sulthan

Putus asa adalah sikap/ perilaku yang merasa bahwa dirinya telah gagal atau tidak akan mampu dalam meraih suatu harapan atau cita-cita, dan ia tidak mau berusaha untuk melanjutkan apa yang diinginkan.
Putus asa berarti habis harapan, tidak ada harapan lagi.Seseorang di katakana putus asa apabila tidak lagi mempunyai harapan tentang sesuatu yang semula hendak di capai.
Penyebap seseorang putus asa biasanya karena terjadinya kegagalan yang berulang kali dalam mencapai cita-cita atau pengharapan sesuatu. Sebenarnya penyebap seseorang putus asa bukanlah persoalan yang di hadapi semata-mata, melainkan cara mensikapi persoalan tersebut.

Dampak Negatif Putus Asa

•    Merugikan diri sendiri karena membuang waktu,  energy dan potensi  yang  dimiliki.
•    Susah untuk mencapai kemajuan karena tidakberani berbuat, khawatir menanggung kegagalan lagi
Orang putus asa berarti kehilangan gairah dan semangat untuk mencapai sesuatu yang semula di harapkan.Putus asa biasanya diikuti dengan sikap masa bodoh, tidak mau lagi berusaha.
Islam mendidik umatnya agar tidak putus asa dari rahmat allah.
Sebagaimana firman allah sebaga berikut.

وَلاَتَيْئَسُوا مِن رَّوْحِ اللهِ إِنَّهُ لاَيَيْئَسُ مِن رَّوْحِ اللهِ إِلاَّ الْقُوْمُ الْكَافِرُونَ


"Dan janganlah kamu beputus asa dari rahmat allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat allah, hanyalah orang-orang kafir" (QS. Yusuf 12:87)

Ciri-Ciri  Orang Yang Putus Asa

Putus asa dialami seseorang dapat tercermin dalam sikap, antara lain.
Bermalas-malasan setelah mengalami kegagalan dalam suatu usaha Tidak bersemangat untuk meneruskan usahanya yang gagal. Tampak murung dan tidak memiliki gairah untuk berusaha lagi. Mudah terpancing emosinya sehingga cepat marah walaupun dengan sebab yang kecil saja.Setiap muslimin dan muslimat harus menghindarkan diri dari sifat putus asa.
Cara untuk menghindarkan diri dari putus asa antara lain.
Merenungi kegagalan yang di alami orang lain sehingga dapat memperoleh perbandingan dari pengalaman pahit orang lain. Selalu yakin bahwa allah akan memberi jalan keluar atas persoalan yang di hadapi apabila diririnya dekat dengan allah SWT. 

Selengkapnya

MATI DALAM 1 DETIK

Posted by sulthan on Jumat, 16 Juni 2017

KIKI SETIANINGSIH
23316913
1TB03
ILMU BUDAYA DASAR 1


Hasil gambar untuk manusia tanpa harapanMATI 1 DETIK TANPA HARAPAN

Harapan berasal dari kata harap, artinya keinginan supaya sesuatu terjadi. Yang mempunyai harapan atau keinginan itu hati. Putus harapan berarti putus asa. Tanpa harapan manusia tidak artinya sebagai manusia. Manusia yang tak mempunyai harapan berarti tak dapat diharapakan lagi.
Menurut kodratnya dalam diri manusia ada dorongan yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Dorongan kodrat itu ialah menangis, tertawa, berpikir, berkata, bercinta, mempunyai keturunan dan lain sebagainya. Kebutuhan hidup ialah kebutuhan jasmani dan rohani.
Kebutuhan jasmani ialah : pengan, sandang dan papan. Sedangkan kebutuhan rohani meliputi : 

kebahagiaan, kesejahteraan, kepuasan hiburan dan lain sebagainya.
Hidup tanpa harapan adalah mati. Ungkapan seorang motivator yang sering disunting untuk memberikan motivasi kepada orang banyak. Harapan adalah bentuk transformasi atas perjalanan hidup. Jika harapan itu terpotong maka proses transformasi tersebut menjadi terhenti dan hidup akan menjadi tidak jelas. 

Hidup memang tidak akan lepas dari berbagai tuntutan yang harus dipenuhi. Jika dalam proses hidup ini tidak memiliki orientasi maka hidup akan berjalan tanpa arah, terombang ambing oleh keadaan. Adanya harapan juga bisa diartikan sebagai haluan, di mana pada saat hidup ini mendapati kebingungan maka yang menjadi pijakan awal atau tujuan awalnya adalah tetap kembali kepada harapan yang telah tersemai dalam diri, sehingga dengan sendirinya akan muncul dalam diri anda untuk selalu bangkit mencapai harapan-harapan tersebut.

Harapan adalah Sumber Kehidupan

Tanpa harapan, kita akan dengan mudah menyerah dan memohon kematian lebih cepat dari seharusnya. Bukti mengesankan ini tidak hanya terjadi dalam fenomena manusia saja tetapi juga pada hewan. Sebuah penelitian menyatakan bahwa ketika hewan ditempatkan dalam situasi yang tidak menyenangkan atau menyakitkan, dan tidak diberi kesempatan untuk melarikan diri, pada akhirnya mereka akan mati secara perlahan karena kehilangan harapan untuk hidup dalam situasi tersebut. Namun pada kasus yang berbeda, jika hewan-hewan itu berada pada situasi tak berdaya, kemudian mereka diberi beberapa waktu untuk mengetahui bahwa ada upaya untuk membebaskan diri dari situasi yang berbahaya itu, maka hewan-hewan itu akan hidup lebih lama dan terus berusaha melepaskan diri dari situasi tidak menyenangkan itu.

Ketika seorang pasien divonis bahwa hidupnya tinggal beberapa bulan lagi, lalu ia menyerahkan semuanya termasuk harapan untuk mendapatkan kembali kesehatannya, maka persentase tingkat kehidupannya akan berkurang dari beberapa minggu. Namun lain halnya ketika ia memiliki harapan dan motivasi untuk terus hidup, maka ia dapat bertahan melebihi batas waktu kehidupan yang diberikan. Mengapa bisa terjadi demikian? Pada dasarnya orang-orang yang tidak memiliki keinginan untuk hidup lebih lama, akan memiliki peluang hidup yang sangat rendah, untuk mengalahkan ketakutan mereka. Mereka akan kehilangan kepercayaan diri. Siapapun yang menganggap tidak ada kesempatan untuk melarikan diri dari situasi yang sulit, akan membuat mereka menyerah kalah sebelum berperang. Mereka mati bukan karena tidak ada jalan keluar tetapi mati karena rasa putus asa.

Ada sebuah kisah nyata tentang seorang pria yang terjebak dalam sebuah pendingin ruangan di perusahaan tempat ia bekerja. Dengan hanya mengenakan kaos tipis pada saat itu, dia mencoba untuk menggedor-gedor pintu dengan harapan rekan-rekan kerja yang lain mendengarnya. Tetapi karena hari telah malam dan jam kerja telah usai, hanya ia sendirian di sana. Berbagai macam kemungkinan muncul di dalam pikiran pria itu, bagaimana ia mati dan ditemukan oleh rekan kerjanya keesokan pagi atau mungkin beberapa hari kemudian jika kantor libur esoknya. Pada dasarnya ia telah berhenti berharap dan pada saat itu ia merasakan kedinginan yang sangat kuat. Keesokan paginya rekan-rekan kerjanya menemukan dia mati membeku. Yang paling mengherankan adalah pintu tidak terkunci sama sekali. Dia meninggal karena keyakinannya bahwa ia tidak punya peluang untuk hidup. Dia putus asa dan karena itu ia mati.

Sesungguhnya mesin penggerak manusia adalah harapan. Hanya orang yang memiliki harapan yang mampu bertahan hidup dalam ujian yang ringan maupun berat. Hanya pemburu harta karun yang memiliki harapan menemukan sesuatu yang ia cari, akan menemukan harta karun itu. Hanya orang-orang yang memiliki harapan untuk perdamaian dan percaya bahwa mereka bisa menyumbangkan sesuatu untuk itu, akan menciptakan ketentraman. Hanya penjual yang memiliki harapan bahwa ia akan menemukan pelanggan untuk produknya, berhasil menjual produk-produknya. Hanya atlet yang memiliki harapan, yang akan menang untuk mendukung semua upaya latihannya selama ini. Hanya dia yang percaya bahwa ada solusi untuk masalah, yang akan mengambil upaya untuk menemukan solusi itu. Tanpa harapan, tidak akan ada kemajuan, kelangsungan hidup dan masa depan.
Manusia tanpa harapan, ibarat Jasad tanpa Ruh. Manusia tanpa harapan, ibarat mayat hidup separuh. Manusia tanpa harapan, ibarat beragama tak menyeluruh. Sebesar apapun persoalan,
jangan pernah putus harapan. Sebab, Allah telah berfirman:

“Sesungguhnya bersama kesulitan, ada kemudahan.”
Sebesar apapun dosa, jangan pernah putus asa. Sebab, putus asa adalah induk segala dosa. Syirik memang dosa sangat besar, tapi harapan ampunan jangan terkapar.
Syirik tidak diampuni oleh Allah, bila pelakunya keburu mati tanpa Harapan. Harapan adalah Ruh Kehidupan.

Harapan mampu menembus ruang yang penuh tekanan.
Harapan mampu melampaui waktu yang penuh kesempitan.
Bila Masih ada Allah dalam hati kita, maka tak boleh harapan itu berlalu.
Bila masih ada iman dalam jiwa kita, Maka putus asa bukanlah cara kita.
Tetaplah berharap pada Allah dan rahmat-Nya. Lalu iringi dengan rasa takut pada-Nya dan siksa-Nya.



Selengkapnya

MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Posted by sulthan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti perasaan yang mengganjal,dan merasa hati seperti tidak tentram dan kepikiran sesuatu yang penting sekali buat diri kita dan membuat diri kita tidak nyaman dan merasakan kecemasan. Kegelidahan hanya dapat diketahui dari sikap,wajah seseorang yang seperti menunjukan kekhawatiran,dan gerak geriknya contohnya adalah seperti berjalan mundar mandir sambil menundukan kepalanya dengan wajah murung dan mengepal ngepal kedua tangannya dan tentunya malas bicara dan hanya diam saja

Setiap orang memiliki gejala kegelisahan masing-masing
Menurut Sigmund freud, ada 3 macam kecemasan yaitu:
•    Kecemasan Obyektif     = Akibat pengamatan
•    Kecemansa Neorotis     = Karena pengamatan tentang bahaya dari naluriah
•    Kecemasan Moril     = Karena pribadi seseorang
Ketidakpastian
Ketidakpastian adalah parameter terkait dengan hasil pengukuran, yang mencirikan dispersi dari nilai-nilai yang cukup dapat dikaitkan dengan objek yang diukur. Ketidakpastian memiliki dasar probabilistik dan mencerminkan pengetahuan yang tidak lengkap dari besaran tersebut.
Sebab-sebabnya adalah
•    Obsesi        = gangguan jiwa berupa pikiran yang selalu menggoda seseorang dan sangat        sukar dihilangkan
•    Kompulsi    = tindakan yang biasanya dilakukan secara berulang untuk mengurangi kecemasan
•    Histeria    = gangguan mental yang timbul dari kecemasan intens
•    Delusi        = suatu keyakinan yang salah karena bertentangan dengan kenyataan
1. Persekusi    = Kegiatan disekitarnya jelak
2. Keagungan    = Orang Penting, Besar
3. Melancholis    = Bersalah, Hina, Dosa
Harapan
Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang. Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.

Manusia yang tanpa harapan adalah manusia yang tidak memiliki arah tujuan hidup, sehingga tidak tahu apa yang harus dicapai karena tidak memiliki pedoman.

Sebab-Sebab memilki harapan adalah
•    Dorongan Kuat
•    Dorongan Kebutuhan Hidup
•    Kelangsungan hidup
•    Keamanan
•    Mencintai dan dicintai
•    Cita-Cita

Selengkapnya

Bahaya Sabu-Sabu bagi Pecandu dan cara mengatasinya

Posted by sulthan on Jumat, 24 Maret 2017

Bahaya Sabu-Sabu bagi Pecandu dan cara mengatasinya


Euforia dan “Ectasy”
Sabu murni berbentuk kristal putih. Merupakan golongan obat stimulan jenis Metamphetamine yang satu derivat turunan dengan Amphetamine yang terkandung dalam pil ekstasi. Banyak orang menggunakan zat ini untuk mendapatkan efek psikologis .
Efek yang paling diinginkan adalah perasaan euforia sampai ectasy (senang yang sangat berlebihan). Obat ini juga menimbulkan efek meningkatnya kepercayaan diri, harga diri dan peningkatan libido. Pemakai sabu bisa tampil penuh percaya diri tanpa ada perasaan malu sedikit pun dan menjadi orang yang berbeda kepribadian dari sebelumnya.

Salah satu yang mungkin menarik banyak orang untuk memakai zat ini adalah pemakaian zat ini tidak dibarengi dengan efek sedasi atau menurunnya kesadaran akibat zat tersebut. Tidak seperti pemakai heroin atau ganja, pemakai sabu dapat membuat dirinya untuk tetap membuat terjaga dan konsentrasi.
Selain efek yang menyenangkan di atas, sebenarnya sabu juga membuat timbulnya gejala-gejala psikosomatik, paranoid, halusinasi dan agresivitas. Kelebihan pemakaian obat ini akan membuat orang menjadii mudah tersinggung dan berani berbuat sesuatu yang mengambil risiko.


Jika melihat efeknya yang menyenangkan di atas, terutama berkaitan dengan percaya diri tampil dan peningkatan keberanian, tidak heran banyak artis yang senang menggunakannya. Dengan alasan ingin menambah proses kreatif, maka sabu pun terkadang digunakan.
Satu lagi alasan adalah memakai sabu membuat orang tidak ingin makan. Tidak heran, jaman dahulu, obat golongan ini juga banyak digunakan untuk melakukan diet walaupun saat ini sudah ditinggalkan karena efek ketergantungan dan kerusakan otaknya.

Efek terhadap fisik
Pemakaian sabu apalagi yang berlebihan menyimpan potensi bahaya besar untuk kesehatan fisik. Efek stimulan pada obat ini menyebabkan kerja jantung dan pembuluh darah tubuh menjadi berlebihan. Peningkatan tekanan darah baik sistolik dan diastolik sangat nyata pada penggunaan sabu. Hal ini akan dibarengi tentunya dengan denyut jantung yang kencang. Tidak heran jika jenis narkotika ini akan membawa dampak sangat berbahaya bagi penderita hipertensi atau darah tinggi.

Selain itu, sabu bisa menimbulkan efek kejang sampai perdarahan otak. Saya sendiri pernah secara langsung melihat di unit gawat darurat pasien wanita yang mengalami kejang dan perdarahan otak akibat penggunaan shabu-shabu yang berlebihan. Pasien akhirnya meninggal karena perdarahan otaknya.
Seringkali juga didapatkan efek peningkatan suhu tubuh yang tinggi sehingga menyebabkan demam luar biasa pada penggunanya. Peningkatan suhu tubuh yang berlebihan sangat berbahaya karena juga sangat mempengaruhi otak dan dapat menimbulkan kejang.
Ketergantungan
Adalah pendapat yang sangat salah jika mengatakan pemakaian sabu tidak membuat pemakaianya ketergantungan. Pendapat yang salah tersebut mungkin karena didasari pengalaman para pemakai yang tidak merasakan efek putus zat setelah pemakaian yang hanya sesekali saja. Pemakaian narkotika jenis sabu kebanyakan pada saat pesta atau clubbing yang biasanya pada akhir pekan. Namun jangan salah, penggunaan sesekali ini pun bisa menimbulkan kerusakan otak yang mengarah kepada pemakaian yang terus menerus dengan dosis yang semakin tinggi.
Pemakaian sabu secara terus menerus pada akhirnya akan menimbulkan efek putus zat jika si orang tersebut sudah tidak memakai lagi. Apa yang terjadi jika si orang tersebut tidak memakai lagi adalah efek kebalikan dari efek psikologis yang tadinya didapatkan. Perasaan lelah berlebihan, kecemasan yang luar biasa, tidak merasa percaya diri dan terkadang ide paranoid yang muncul sampai gejala psikosis alias sakit jiwa berat.
Berhenti Sekarang Juga
Sebagai psikiater yang berfokus di bidang psikosomatik. Saya banyak mendapati pasien-pasien yang mempunyai riwayat pemakaian zat sabu di masa lalu. Walaupun sudah lama tidak memakai lagi, banyak pasien yang masih merasakan gejala sisa akibat tidak memakai lagi.
Kebanyakan dari mereka merasa sulit merasakan kebahagiaan lagi selain gejala-gejala psikosomatik yang menetap. Hal ini disebabkan karena pemakaian shabu-shabu yang lama akan merusak sistem serotonin dan dopamin di otak yang bertanggung jawab terhadap hal ini.
Penanggulangan pasien dengan kondisi seperti ini memerlukan waktu yang lebih panjang daripada kondisi psikosomatik yang tidak terdapat riwayat pemakaian zat sebelumnya. Maka dari itu, saya berharap bagi yang masih menggunakan shabu-shabu atau zat stimulan lain seperti ekstasi untuk mulai sadar dan berhenti menggunakannya karena efek yang bukan hanya sementara tapi juga jangka panjang terhadap otak anda. Tidak ingin kan merasa sulit bahagia sepanjang hidup anda?(kompas.com)
Dr. Andri SpKj, Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik dan Psikiatri Liaison.

OBAT NARKOBA
Kombinasi Formula Bunga (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga dan keempat, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  •  Formula Bunga 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  •  Formula Bunga 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  •  Formula Bunga 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  •  Formula Bunga 5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  •  Formula Bunga 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  •  Formula Bunga 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  •  Formula Bunga 10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  •  Formula Bunga 13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol  hormon Adrenalin
  •  Formula Bunga 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena.
Reaksi setelah konsumsi Formula Bunga :
  • Pada bulan pertama (Minggu ke-1 sd Minggu ke-5) : Racun-racun narkoba yang terdapat pada batang otak dan kelenjar syaraf akan dibersihkan dan dinetralisir untuk menghilangkan efek adiksi/kecanduan
  • Pada bulan kedua (Minggu ke-5 sd Minggu ke-10)   :  Racun-racun narkoba yang terdapat dalam organ tubuh seperti jantung, paru, lambung,liver/hati, limpa dan usus halus akan dibuang dan dinetralisir untuk memperbaiki fungsi fisiologis tubuh.
  • Pada bulan ketiga dan keempat (Minggu ke-10 sd Minggu ke-15)   :  Formula bunga melakukan pemulihan sel-sel syaraf, kelenjar-kelenjar tubuh seperti pineal,pituity, hipotalamus, dan organ tubuh. Biasanya setelah bulan ketiga, kecanduan akan hilang dan apabila si pasien tersebut hendak mengkonsumsi lagi/mencoba-coba lagi narkoba, tubuh akan melakukan penolakan/perlawanan seperti mual, muntah dan pusing.                                sumber:http://rosorasa.blogspot.co.id/2013/03/bahaya-sabu-bagi-pecandudancara_4.html
Selengkapnya

Cara Berhenti Dari Sabu Sabu dan Narkoba

Posted by sulthan

Cara Berhenti Dari Sabu Sabu dan Narkoba – Indonesia memiliki wilayah yang luas dan  jumlah penduduk yang besar. Dengan Jumlah penduduk yang begitu banyak akan jadi masalah serius bagi negara. Pulau jawa yang merupakan salah satu pulau yang dimiliki Indonesia ini memiliki luas hanya 7% dari keseluruhan luas Indonesia. Namun di huni oleh sekitar 60% penduduk Indonesia, menjadikannya palau terpadat dan berdampak Negatif. Diantara dari Dampak negatif pertambahan penduduk antara lain :
1. Minimnya Lapangan Pekerjaan
Terjadinya Persaingan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan. Persaingan ini terjadi karena pertumbuhan penduduk Indonesia yang sangat tinggi tapi tidak diikuti oleh bertambahnya  jumlah lapangan pekerjaan yang diciptakan oleh pemerintah sehingga menimbulkan meningkatnya jumlah pengangguran di Indonesia .
2. Persaingan Memperoleh Tempat Bermukim
Persaingan untuk mendapatkan rumah layak untuk di huni dengan kepadatan penduduk yang berpusat di Jawa maka hal ini tidaklah mustahil karena disebabkan oleh pertumbuhan penduduk yang tak terkendali.
3. Meningkatnya Jumlah Kemiskinan
Dampak lain dari kepadatan penduduk yang terjadi adalah makin meningkatnya jumlah kemiskinan diakibatkan dua faktor diatas.
Faktor diatas bisa menjadi terjadinya tingkat stress masyarakat tinggi, sehingga ini bisa menjadi orang mengambil salah langkah. Bagi mereka yang memiliki kemampuan, maka terkadang mereka memilih untuk menghilangkan stes nya dengan mengkonsumsi sabu sabu.
faktor lainnya yang menjadikan orang untuk mengkonsumsi sabu-sabu adalah karena faktor lingkungan keluarga, tempat ia berdiam dan bahkan temannya sendiri. Penyebab keluarga lazim ditemukan, dimana akibat broken home atau karena keluarga yang kurang memberikan perhatian terhadap si pelaku. Akibannya dia mencari jalan untuk menghilangkan masalah yang dia hadapi dengan mengkonsumsi sabu.
Apa pengertian Sabu- sabu ?Metamfetamina merupakan nama lain dari sabu-sabu yang mengandung obat psikostimulansia serta simpatomimetik. Di Indonesia perkembangan dari sabu-sabu sudah terkolong parah. Obat yang mematikan ini untuk pertama kali diciptakan di Jepang pada 1893 oleh Nagai Nagayoshi.
Methamphetamine atau sabu-sabu merupakan obat yang diyatakan ilegal oleh pemerintah Indonesia dan termasuk dalam kategori  kokain dan obat stimulan -perangsang emosi- lainnya. Obatan telarang ini sering digunakan oleh semua umur yang telah mengalami berbagai masalah.
Zat ini merupakan zat yang mengandung bahan kimia berbahaya serta memiliki pengaruh sangat kuat dan mampu secara sistematis menghancurkan tubuh. Akibat dari sabu-sabu diantaranya  kehilangan memori, agresivitas, perilaku psikotik (yang perilaku seperti orang gila), serta berpotensi merusak jantung dan otak.
Methamphetamine atau sabu-sabu sangat memiliki pengaruh yang adiktif dan menjadikan tubuh seseorang menjadi ketergantungan yang hanya bisa dipulihkan dengan penggunaan  obat tersebut.
Banyak orang yang pertama terkena dari pengaruh sabu-sabu adalalah orang yang hanya coba-caba. Dari coba-coba mereka jadi ketagihan. Ketagihan yang terjadi terkadang hanya terjadi dengan sekali mencoba, selanjutnya menjadi ketergantungan terhadap sabu-sabu. Banyak orang mencari cara untuk mengobati kecanduan sabu-sabu, cara memulihkan kecanduan sabu-sabu dan carang menghilangkan pengaruh sabu-sabu. Namun, pengaruh dari sabu-sabu sangat sulit untuk diobati dan banyak dari orang-orang yang ketagihan dari obat ini  mati dalam perangkap ini.

Bagaimana mengenali methamphetamine?

Ciri dari Metamfetamin atau sabu-sabu ia adalah bubuk kristal putih yang tak berbau, memiliki rasa pahit serta mudah larut dalam air atau alkohol. Warna dari sabu-sabu tidak saja bewarna putih tapi sekarang sudah ada yang bewarna coklat, abu-abu, oren bahkan juga warna pink. Sabu-sabu dapat dijadikan dalam bentuk tablet, serbuk hisap, dijadikan sebuah rokok juga dapat digunakan dengan suntikan.
Bahan-bahan baku pembuatan methamphetamine?
Perbedaan dari Methamphetamine atau sabu yaitu sabu dibuat dari zat sintetik kimia buatan sedangkan kokain dibuat dari tanaman.
Cara untuk Berhenti dari kecanduan menggunakan sabu-sabu, cara memulihkan dari ketergantungan sabu-sabu dan carang menghilangkan efek pengaruh sabu-sabu yang paling ampuh adalah dengan memiliki niat Baca artinya ada keinginan kuat untuk berhenti dari mengkonsumsi sabu-sabu.
Bagaimanapun diri kita jika telah mengkonsumsi sabu-sabu dan ingin berhenti maka langkah awal adalah memiliki niat untuk berhenti dulu sehingga yang lain dapat dengan mudah dilalui.
Berikut Tips dan cara berhenti mengkonsumsi sabu-sabu :
1. Niat
Niat merupakan awal dari segalannya, dengan niat yang kuat maka akan timbul keinginan yang kuat untuk berhenti menggunakan sabu-sabu. Caranya adalah anda hanya perlu mengucapkannya di hati ” Saya berkeinginan kuat untuk berhenti menggunakan sabu”. Insyaallah anggota tubuh anda yang lain akan mengikutinya, karena semua perbuatan itu diawali dengan niat baik yang kita sadari maupun yang tidak kita sadari. Dengan Niat baik semua elemen akan membantu kita, Terutama Sang Pencipta Allah yang akan membantu kita untuk berhenti. Tanamkan niat ini dengan sungguh-sungguh.
2. Kemauan
Dengan memiliki niat yang kuat maka akan muncul kemauan kuat pula. Dengan memiliki niat dan kemauan yang membaja maka apa yang kita lakukan sudah tentu merupakan sebuah perbuatan yang nyata artinya kita tidak omong doang alias omdo.  “DIMANA ADA KEMAUAN DISITU PASTI ADA JALAN” kata-kata mutiara ini akan sangat cocok untuk mendukung anda.
3. Keteguhan (Istiqomah)
Setalah kedua hal diatas telah anda miliki, maka anda harus tetap bisa melakukannya setiap saat artinya anda harus tetap kukuh (istiqomah) dan konsisten dalam melaksanakan niat dan kemauan “untuk berhenti dari sabu-sabu” dengan demikian anda tidak peduli adanya godaan dan rintangan yang akan hadapi. Untuk menduykukung kemauan anda untuk berhenti dari mengkonsumsi sabu-sabu ada baiknya anda meminta bantuan dari orang disekitar anda untuk menolong anda agar tetap istiqomah.  Orang ini akan membantu anda pada saat proses sakaw sehingga orang dekat seperti pacar, adik, kakak atau orang tua dapat membantu untuk mengawasi tindakan anda. Semoga mereka dapat membantu anda untuk cepat sembuh.
4. Sugesti
Sugesti merupakan sebuah perintah yang datang dari alam bawah sadar kita sendiri. Disini kita akan menghipnotis diri kita sendiri untuk berhenti  menggunakan sabu-sabu.  Dengan hipnotis kita akan menyembuhkan diri kita dengan efek stimulan atau perangsang ke dalam alam bawah sadar untuk melakukan respon atas dorongan tersebut. Proses ini dapat anda lakukan dengan menghipnotis diri anda sendiri agar berhenti untuk menggunakan sabu-sabu.
Lalu bagaimana cara penerapan atau pemakaian sugesti di tempat rehabilitasi pencandu narkoba?  berikut kalimat-kalimat yang dapat anda gunakan untuk ditanamkan dalam pikiran Anda :
• Pada saat pagi hari terutama saat bangun tidur anda sebaiknya mengucapkan secara lisan serta atau dalam hati kalimat berikut ini (sebanyak-banyaknya, dan sekurang-kurangnya masing-masing 7 kali) kata-kata berikut,
# Saya bisa berhenti memakai sabu-sabu atau narkoba
# Saya bisa menghindar dari teman sesama pecandu
# Alqowiyyu (Tuhan Maha Kuat)
# Arrohman (Tuhan Maha Pengasih)
# Arrohim (Tuhan Maha Penyayang)
# Dll, anda bisa menambahkan sendiri kata-kata yang positif
• Pada saat sakaw,
– Duduklah yang tenang (untuk melakukan pososisi duduk meditasi seperti bersila yang membuat Anda merasa nyaman
– Silahkan tetesi kapas dengan minyak aroma terapi seperti aroma lavender, aroma lemon balm, aroma chamomile atau aroma geranium dan lainnya untuk proses rileksasi. Aroma ini akan tersebar ke seluruh ruangan jika anda dekati di dekat kipas angin atau bilik AC.
– Lakukan gerakan ini Usaplah kedua daun telinga Anda sendiri dengna menggunakan kedua tangan anda  Atau kalau anda mampu untuk menekan titik syaraf yang ada di belakang daun telinga, yang terletak dekat bagian bawah selanjutnya diputar kecil dengan kedua tangan kiri dan kanan masing-masing memegang posisi sendiri. Titik syaraf yang anda pegang itu adalah titik keseimbangan kepala, yang berefek pusing dan perut menjadi mual bahkan muncul keinginan untuk muntah. Biarkanlah diri anda muntahkan, dengan demikian muntah tersebut diharapkan racun-racun akibat sabu-sabu dan narkoba yang ada dalam tubuh keluar.
– Ucapkanlah secara lisan bahkan dalam hati (sebanyak-banyaknya dan sekurangnya masing-masing 7 kali kalimat berikut ini :
# Narkoba jahat
# Narkoba haram
# Narkoba bisa menghancurkan tubuh
# Narkoba bisa merusak keharmonisan keluarga
# Narkoba bisa membuat mati
# Narkoba bisa membuat masuk penjara
# Narkoba bisa membuat bangkrut
– Dll, anda dapat menambahkan sendiri kata-kata yang negatif terhadap narkoba yang lebih mudah anda ingat saat terapi dijalankan.
5. Yakin Terhadap Tuhan
walaupun anda berobat dengan menggunakan resep dari dari dokter, kyai, ahli terapi serta  psikiater, maka yang perlu anda yakini adalah anda akan sembuh dengan Izin Allah. Obat yang mereka berikan adalah perantara, maka yakinlah Allah akan membantu anda untuk berhenti dari sabu-sabu dan narkoba.
6. Menjauh dari lingkungan atau teman pengguna Sabu dan narkoba
Untuk membuat anda dengan mudah untuk berhenti menggunakan sabu atau narkoba maka anda perlu menghindari untuk berteman dengan mereka penguna sabu dan narkoba. Hal ini dilakukan untuk proses pemulihan lebih cepat sehingga anda tidak terpengaruh lagi dengna mereka.
7. Perbanyak berdo’a dan Mendekatkan diri pada Tuhan
Mengadukan masalah anda kepada Tuhan merupakan obat yang paling bagus. Bagi muslim senjatanya adalah doa. Dengan berdoa kepada Tuhan hati akan tenang dan kita akan terhindar dari masalah. Kemudian anda harus ikhlas terhadap apa yang telah terjadi dan bersyukur tehadap apa yang telah anda dapatkan. Bahwasanya   Allah sangat sayang terhadap hambanya yang mau mendekati. Dan Allah selalu membukakan pintu pengampunannya bagi orang-orang yang mau bertaubat.Dengan harapan bahwa Tuhan selalu memberi kekuatan kepada kita dalam menghadapi segala cobaan. Yakinlah terhadap Nya dan kamu akan dapat mengatasi penyakit kecanduan narkoba dan sabu.

sumber :  http://tribunindo.com/cara-berhenti-dari-sabu-sabu-dan-narkoba/
Selengkapnya

Tips dan Cara Menghilangkan Efek Sabu-sabu

Posted by sulthan

Tips dan Cara Menghilangkan Efek Sabu-sabu

CantikSehat.me – Tips dan cara menghilangkan efek sabu-sabuSabu-sabu adalah salah satu jenis NARKOBA atau obat-obatan terlarang yang sangat berbahaya dan dapat mengganggu kejiwaan seseorang. Bersifat adiktif atau mempunyai candu yang berbahaya yang membuat pemakai terasa ingin mengkonsumsi biasanya mengganggu mental dan kejiwaan pemakainya. Saat ini karena makin luas peredarannya, sabu-sabu sudah masuk kedalam lingkungan yang lebih dalam dari perkotaan hingga pedesaan.
Tips dan Cara Menghilangkan Efek Sabu-sabu
Pengguna sabu-sabu biasanya terbawa karena pergaulan yang tidak benar. Bergaul dengan seseorang yang pemakai narkoba tentu saja lambat laun akan terbawa apabila pergaulannya sangat dekat. Sabu-sabu sendiri merupakan jenis dari narkoba selain ganja, ekstasi dan lain-lain. Seseorang yang sedang mencari jati diri biasanya yang akan terlibat dan masuk kedalam zona hitam tersebut.

Sabu-sabu, nama lain methamphetamine bentuknya seperti kristal. Namun tidak menutup kemungkinan juga saat ini ada juga sabu yang bentuknya tablet. Rfek samping negatif yang ditimbulkan oleh jenis narkoba yang satu ini diantaranya adalah susah tidur, tidak bisa makan, fungsi otak terganggu dan yang lebih parah dapat menyebabkan kegilaan, paranoid dan masih banyak lagi.
Apabila ada orang yang kecanduan narkoba sebaiknya bawalah dia ke tempat rehabilitasi narkoba. Namun anda bisa coba beberapa tips dan Cara Menghilangkan Efek Sabu-sabu yang lain seperti di bawah ini :

1. Dekatkan diri pada Allah
Beribadah kepadaNya dan taat menjalani apa yang diajarkan serta senantiasa mendekatkan diri adalah jalan terbaik untuk menghilangkan efek candu dari sabu-sabu.
2. Bergaul dengan orang yang benar dan shaleh
Pergaulanlah yang menyebabkan seorang pecandu masuk ke lingkungan pemakai narkoba. Bergaulah dengan orang-orang shaleh atau jika tidak orang yang punya hobi positif dan kesibukan yang positif.

3. Tekad yang kuat
Hal pertama yang sebenarnya anda harus tanamkan adalah tekad yang kuat dari dalam diri anda. Tekadkan bahwa anda sebenarnya bisa dan mampu berpaling dari pecandu sabu-sabu.

4. Lebih dekat dengan keluarga
Salah satu penyebab seseorang menjadi seorang pecandu adalah karena jauh dengan keluarga. Cobalah masuk lebih dekat dengan mereka. Terbuka dan berbagi hal apa pun kepada mereka.
Apabila dilakukan dengan sungguh-sungguh, Insya Allah ke empat tips di atas dapat menghilangkan efek sabu-sabu. Tentu dalam jangka waktu yang tidak sebentar karena rasa ingin mencoba pasti selalu ada. Tekad adalah kunci utamnya.

sumber :  http://www.cantiksehat.me/tips-dan-cara-menghilangkan-efek-sabu-sabu/
Selengkapnya

Cara Kerja Narkoba Jenis Sabu-Sabu Pada Tubuh

Posted by sulthan

Cara Kerja Narkoba Jenis Sabu-Sabu Pada Tubuh


Seringkali orang mengenal narkoba hanya dari coba-coba, dan akhirnya menjadi kecanduan. Beberapa waktu lalu comedian Kabul Basuki alias Tessy ditangkap pihak kepolisian lantaran tertangkap basah memiliki narkoba. Tessy diketahui mengonsumsi jenis sabu-sabu bersama teman-temannya. Bagaimana karakteristik narkoba sabu-sabu?
Sabu memiliki nama kimia meramfetamine (metilamfetamina atau desoksiefedrin. Obat ini ini kerap disingkat dengan nama “met”. Sementara itu, bahasa gaul dari meramfetamine adalah sabu-sabu. Sabu-sabu sebenarnya obat psikostimulansia dan simpatomimetik. Penggunaannya situjukan bagi pasien yang mengalami gangguan hiperaktif atau narkolepsi.

Di pasaran, obat ini kerap ditemui dengan nama dagang Desoxyn. Orang-orang yang ingin nge-fly mengonsumsi obat tersebut sekalipun tidak memiliki gejala apapun yang berhubungan dengan penyakit. Sabu-sabu yang dihisap lewat pipa rata=rata berbentuk kristal sehingga disebut crystal met.
Penggunaan sabu-sabu sebenarnya sudah dari tahun 1893. Pembuatnya adalah Nagai Nagayoshi dari Jepang. Dia membuat metamfetamine dari bahan efedrina. Obat ini kemudian berkembang hingga sekarang.
Pecandu sabu-sabu akan mengalami rasa gembira dan euforia berlebihan. Ini terjadi lantaran zat metamfetamine masuk ke dalam otak, lalu memicu produksi dari hormon norepinephrin, dopamine, dan serotonin. Ketiga hormon ini memiliki efek untuk memberikan rasa bahagia pada seseorang. Saat produksinya berlebihan maka akan menimbulkan ketergantungan hingga akhirnya menjadi pecandu.
Berhenti dari sabu-sabu tidak mudah. Tubuh melakukan proses detoksifikasi dengan memunculkan sejumlah gejala seperti insomnia, depresi, gelisah, tidak nafsu makan, tubuh menggigil, dan sebagainya. Gejala ini seolah menuntut pecandu sabu-sabu agar segera menambah lagi narkoba tersebut. Oleh sebab itu, jika ingin lepas dari ketergantungan narkoba memang perlu niat dan nyali yang kuat hingga pengaruh obat hilang dari tubuh.

sumber :  http://sidomi.com/336645/cara-kerja-narkoba-jenis-sabu-sabu-pada-tubuh/

Selengkapnya

Bahaya Sabu-sabu

Posted by sulthan

Bahaya Sabu-sabu

Penelitian terbaru dari para ahli di Institut Nasional AS untuk kecanduan narkoba ( NIDA ) menyebutkan bahwa salah satu jenis narkoba, yakni shabu mempengaruhi produksi senyawa dopamine dalam otak. Dopamin adalah senyawa kimia yang berfungsi untuk
menghantarkan pesan di dalam otak. Fungsinya berkaitan erat dengan munculnya perasaan bahagia, pengendalian gerak motorik dan gerak otot. Penelitian menggunakan tomografi emisi positron ( PET ) oleh Dr.Nora Volkow dari laboratorium nasional Brookhaven di New York, menunjukkan perbedaan besar pecandu dan bukan pecandu shabu.

Volume dopamine di kawasan otak para pecandu shabu ternyata 24 % lebih rendah di banding pada otak bukan pecandu. Dampaknya sangat jelas terlihat, berupa kemunduran kemampuan memori,kemampuan pengendalian gerak motorik , serta kemampuan berbicara para pecandu. Tingginya metobolisme glukosa di otak pecandu,menunujukkan terjadinya peradangan pada bagian otak pecandu shabu.

Efek pemakaian shabu adalah perasaan gembira berlebihan dan seolah – olah tidak pernah kekurangan energi. Shabu mempengaruhi langsung sistem saraf pusat, dan pengaruhnya dapat bertahan sampai 24 jam. Setelah pengaruhnya habis,penggunanya bisa tiba – tiba merasa kosong,kehabisan energi,dan mengalami depresi berat.

Selain itu, efek eforia ( perasaan gembira berlebih ) dan paranoia ( suka berkhayal ) yang menyertainya tidak jarang menyebabkan penggunanya celaka. Banyak yang tidak mampu lagi mengendalikan diri setelah mamakai shabu. Kerusakan otak yang menetap akibat pemakaian jangka panjang, terjadi akibat degenerasi system saraf pusat. Akibatnya banyak pecandu yang mengalami penyakit gangguan daya ingat ,motorik,dan bicara. 


Kombinasi Formula Bunga (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga dan keempat, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  •  Formula Bunga 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  •  Formula Bunga 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  •  Formula Bunga 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  •  Formula Bunga 5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  •  Formula Bunga 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  •  Formula Bunga 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  •  Formula Bunga10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  •  Formula Bunga13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol  hormon Adrenalin
  •  Formula Bunga 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena
Reaksi setelah konsumsi Formula Bunga :
  • Pada bulan pertama (Minggu ke-1 sd Minggu ke-5) : Racun-racun narkoba yang terdapat pada batang otak dan kelenjar syaraf akan dibersihkan dan dinetralisir untuk menghilangkan efek adiksi/kecanduan
  • Pada bulan kedua (Minggu ke-5 sd Minggu ke-10)  :  Racun-racun narkoba yang terdapat dalam organ tubuh seperti jantung, paru, lambung,liver/hati, limpa dan usus halus akan dibuang dan dinetralisir untuk memperbaiki fungsi fisiologis tubuh.
  • Pada bulan ketiga dan keempat (Minggu ke-10 sd Minggu ke-15)   :  Formula bunga melakukan pemulihan sel-sel syaraf, kelenjar-kelenjar tubuh seperti pineal,pituity, hipotalamus, dan organ tubuh. Biasanya setelah bulan ketiga, kecanduan akan hilang dan apabila si pasien tersebut hendak mengkonsumsi lagi/mencoba-coba lagi narkoba, tubuh akan melakukan penolakan/perlawanan seperti mual, muntah dan pusing.                               sumber :   http://obatantinarkoba.blogspot.co.id/2011/11/bahaya-sabu-sabu.html
Selengkapnya

Ciri-ciri Pemakai Sabu-Sabu

Posted by sulthan

Ciri-ciri Pemakai Sabu-Sabu

Seorang pecandu narkobaternyata banyak perubahan tingkah laku tidak selayaknya seperti orang normal. Kebiasaan orang normal akan berbeda dengan yang terkena pengaruh obat-obatan, seperti sabu-sabu. Penyimpangan kebiasaan ini sebenarnya bisa  dikenali.

Mereka yang mencandu obat-obat terlarang itu biasanya melakukan gerakan-gerakan khusus  yang berbeda dari orang kebanyakan. Seorang perawat di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta yang namanya enggan disebut, menceritakan ciri-ciri polah seorang pemakai. “Tapi tidak bisa disamaratakan,Pemakai jenis ini kerap menggosok hidungnya. “Karena gatal,” katanya. Hal ini merupakan efek saat menghisap sabu. Ketika dihisap dan dikeluarkan lewat hidung ada sensasi gatal di lubang hidung. Bahkan pemakai jenis ini akan selalu merasa getir di mulut. “Makanya, kadang mulutnya goyang-goyang karena rasanya aneh,” ujarnya.
Orang yang terkena pengaruh sabu-sabu ini tidak akan bisa menghindar dari rasa gatalnya, sehingga orang bisa mengenalinya bahwa orang ini pencandu narkoba jenis sabu-sabu.

sumber :  https://marhenyantoz.wordpress.com/2013/03/06/ciri-ciri-pemakai-sabu-sabu/
Selengkapnya

Manfaat dan Bahaya Sabu-sabu

Posted by sulthan

Manfaat dan Bahaya Sabu-sabu

Euforia dan “Ectasy”
Sabu murni berbentuk kristal putih. Merupakan golongan obat stimulan jenis Metamphetamine yang satu derivat turunan dengan Amphetamine yang terkandung dalam pil ekstasi. Banyak orang menggunakan zat ini untuk mendapatkan efek psikologis .
Efek yang paling diinginkan adalah perasaan euforia sampai ectasy (senang yang sangat berlebihan). Obat ini juga menimbulkan efek meningkatnya kepercayaan diri, harga diri dan peningkatan libido. Pemakai sabu bisa tampil penuh percaya diri tanpa ada perasaan malu sedikit pun dan menjadi orang yang berbeda kepribadian dari sebelumnya.

Salah satu yang mungkin menarik banyak orang untuk memakai zat ini adalah pemakaian zat ini tidak dibarengi dengan efek sedasi atau menurunnya kesadaran akibat zat tersebut. Tidak seperti pemakai heroin atau ganja, pemakai sabu dapat membuat dirinya untuk tetap membuat terjaga dan konsentrasi.
Selain efek yang menyenangkan di atas, sebenarnya sabu juga membuat timbulnya gejala-gejala psikosomatik, paranoid, halusinasi dan agresivitas. Kelebihan pemakaian obat ini akan membuat orang menjadii mudah tersinggung dan berani berbuat sesuatu yang mengambil risiko.

Jika melihat efeknya yang menyenangkan di atas, terutama berkaitan dengan percaya diri tampil dan peningkatan keberanian, tidak heran banyak artis yang senang menggunakannya. Dengan alasan ingin menambah proses kreatif, maka sabu pun terkadang digunakan.
Satu lagi alasan adalah memakai sabu membuat orang tidak ingin makan. Tidak heran, jaman dahulu, obat golongan ini juga banyak digunakan untuk melakukan diet walaupun saat ini sudah ditinggalkan karena efek ketergantungan dan kerusakan otaknya.

Efek terhadap fisik
Pemakaian sabu apalagi yang berlebihan menyimpan potensi bahaya besar untuk kesehatan fisik. Efek stimulan pada obat ini menyebabkan kerja jantung dan pembuluh darah tubuh menjadi berlebihan. Peningkatan tekanan darah baik sistolik dan diastolik sangat nyata pada penggunaan sabu. Hal ini akan dibarengi tentunya dengan denyut jantung yang kencang. Tidak heran jika jenis narkotika ini akan membawa dampak sangat berbahaya bagi penderita hipertensi atau darah tinggi.

Selain itu, sabu bisa menimbulkan efek kejang sampai perdarahan otak. Saya sendiri pernah secara langsung melihat di unit gawat darurat pasien wanita yang mengalami kejang dan perdarahan otak akibat penggunaan shabu-shabu yang berlebihan. Pasien akhirnya meninggal karena perdarahan otaknya.
Seringkali juga didapatkan efek peningkatan suhu tubuh yang tinggi sehingga menyebabkan demam luar biasa pada penggunanya. Peningkatan suhu tubuh yang berlebihan sangat berbahaya karena juga sangat mempengaruhi otak dan dapat menimbulkan kejang.
Ketergantungan
Adalah pendapat yang sangat salah jika mengatakan pemakaian sabu tidak membuat pemakaianya ketergantungan. Pendapat yang salah tersebut mungkin karena didasari pengalaman para pemakai yang tidak merasakan efek putus zat setelah pemakaian yang hanya sesekali saja. Pemakaian narkotika jenis sabu kebanyakan pada saat pesta atau clubbing yang biasanya pada akhir pekan. Namun jangan salah, penggunaan sesekali ini pun bisa menimbulkan kerusakan otak yang mengarah kepada pemakaian yang terus menerus dengan dosis yang semakin tinggi.
Pemakaian sabu secara terus menerus pada akhirnya akan menimbulkan efek putus zat jika si orang tersebut sudah tidak memakai lagi. Apa yang terjadi jika si orang tersebut tidak memakai lagi adalah efek kebalikan dari efek psikologis yang tadinya didapatkan. Perasaan lelah berlebihan, kecemasan yang luar biasa, tidak merasa percaya diri dan terkadang ide paranoid yang muncul sampai gejala psikosis alias sakit jiwa berat.
Berhenti Sekarang Juga
Sebagai psikiater yang berfokus di bidang psikosomatik. Saya banyak mendapati pasien-pasien yang mempunyai riwayat pemakaian zat sabu di masa lalu. Walaupun sudah lama tidak memakai lagi, banyak pasien yang masih merasakan gejala sisa akibat tidak memakai lagi.
Kebanyakan dari mereka merasa sulit merasakan kebahagiaan lagi selain gejala-gejala psikosomatik yang menetap. Hal ini disebabkan karena pemakaian shabu-shabu yang lama akan merusak sistem serotonin dan dopamin di otak yang bertanggung jawab terhadap hal ini.
Penanggulangan pasien dengan kondisi seperti ini memerlukan waktu yang lebih panjang daripada kondisi psikosomatik yang tidak terdapat riwayat pemakaian zat sebelumnya. Maka dari itu, saya berharap bagi yang masih menggunakan shabu-shabu atau zat stimulan lain seperti ekstasi untuk mulai sadar dan berhenti menggunakannya karena efek yang bukan hanya sementara tapi juga jangka panjang terhadap otak anda. Tidak ingin kan merasa sulit bahagia sepanjang hidup anda?(kompas.com)
Dr. Andri SpKj, Psikiater dengan kekhususan di bidang Psikosomatik dan Psikiatri Liaison.

OBAT NARKOBA
Kombinasi Formula Bunga (HF) berperan sebagai Obat Narkoba untuk pengobatan kecanduan narkoba. Obat Narkoba ini tidak hanya bekerja untuk mengobati sistem kelenjar syaraf namun obat narkoba ini juga bekerja untuk mengobati organ tubuh. Obat Narkoba ini merupakan hasil penemuan Prof.Dr.Diana Mossop dari Inggris. Obat Narkoba ini sebaiknya digunakan selama minimal 3 bulan pengobatan untuk pemulihan sistem syaraf dan organ tubuh. Pada bulan pertama dan kedua, Obat Narkoba ini bekerja dengan mengeluarkan racun-racun yang mengendap pada batang otak dan organ ; pada bulan ketiga dan keempat, Obat Narkoba ini bekerja dengan memperbaiki sel-sel yang mengalami kerusakan.  
  •  Formula Bunga 1 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sisitem Saraf Pusat
  •  Formula Bunga 2 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Pineal dan Pituitri dalam otak
  •  Formula Bunga 4 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Hipotalamus dalam otak
  •  Formula Bunga5 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem kelenjar Limbic dalam otak
  •  Formula Bunga 8 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Medulla Oblongata pada batang otak
  •  Formula Bunga 9 adalah obat narkoba yang  bekerja pada sistem Kelenjar Tiroid  pada leher
  •  Formula Bunga10 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem Organ Paru untuk pernafasan
  •  Formula Bunga13 adalah obat narkoba yang  bekerja pada Kelenjar Anak Ginjal untuk mengontrol  hormon Adrenalin
  •  Formula Bunga 18 adalah obat narkoba yang bekerja pada sistem sirkulasi darah baik pada pembuluh arteri maupun pembuluh vena
Reaksi setelah konsumsi Formula Bunga :
  • Pada bulan pertama (Minggu ke-1 sd Minggu ke-5) : Racun-racun narkoba yang terdapat pada batang otak dan kelenjar syaraf akan dibersihkan dan dinetralisir untuk menghilangkan efek adiksi/kecanduan
  • Pada bulan kedua (Minggu ke-5 sd Minggu ke-10)   :  Racun-racun narkoba yang terdapat dalam organ tubuh seperti jantung, paru, lambung,liver/hati, limpa dan usus halus akan dibuang dan dinetralisir untuk memperbaiki fungsi fisiologis tubuh.
  • Pada bulan ketiga dan keempat (Minggu ke-10 sd Minggu ke-15)   :  Formula bunga melakukan pemulihan sel-sel syaraf, kelenjar-kelenjar tubuh seperti pineal,pituity, hipotalamus, dan organ tubuh. Biasanya setelah bulan ketiga, kecanduan akan hilang dan apabila si pasien tersebut hendak mengkonsumsi lagi/mencoba-coba lagi narkoba, tubuh akan melakukan penolakan/perlawanan seperti mual, muntah dan pusing.                    sumber : http://obatantinarkoba.blogspot.co.id/2011/10/manfaat-dan-bahaya-sabu-sabu.html
Selengkapnya